Sorothari – 29 Oktober 2026 | Penampilan impresif Brandon Miller bersama Charlotte Hornets menjadi sorotan, terutama setelah mencetak 39 poin dalam kemenangan 110-103 atas Washington Wizards di Spectrum Center, Charlotte, North Carolina, Senin malam waktu setempat. Performa itu tidak hanya menjadi rekor pribadi, tetapi juga memantik perbincangan di kalangan pengamat NBA, termasuk mantan pemain Jeff Teague yang membandingkan Miller dengan Paul George.
Miller tampil dominan dengan 15 tembakan sukses dari 28 percobaan, termasuk 5 dari 10 tripoin, serta 4 dari 5 lemparan bebas. Selain itu, ia mencatat 6 rebound, 3 steal, dan 2 blok. Menurut laporan, ini merupakan penampilan puncak Miller setelah sempat kesulitan di awal musim dengan hanya mencetak 18 dan 6 poin, sebelum bangkit dengan 34 poin melawan Miami Heat.
Baca juga:Perbandingan dengan Paul George sendiri sudah lama melekat pada Miller sejak ia masuk NBA. Sebagai pemain setinggi 6 kaki 7 inci yang mampu menembak di atas pemain bertahan yang lebih pendek, Miller dianggap memiliki kemiripan gaya dengan George. Dalam episode podcast Club 520, Teague melontarkan komentar mengejutkan: “Paul George crawled so Miller could walk,” ujarnya, yang berarti George membuka jalan bagi Miller untuk melangkah lebih jauh. Teague bahkan menilai Miller mungkin memiliki lebih banyak variasi ofensif saat ini dibandingkan George pada usia yang sama, meski ia juga mengakui George tidak mendapatkan jumlah tembakan sebanyak Miller di awal kariernya.
Di sisi lain, Miller sendiri mengaku senang dengan kepercayaan yang diberikan rekan-rekannya. “Ini membuat saya tersenyum setiap hari, melihat pemain NBA lain menaruh kepercayaan penuh pada saya. Saya harus bekerja untuk mereka setiap malam, dan sebaliknya mereka juga akan bekerja untuk saya,” kata Miller dalam konferensi pers usai pertandingan. Pelatih Hornets, Charles Lee, memuji kedewasaan Miller, terutama keinginannya memegang bola di momen krusial.
Baca juga:Kemenangan atas Wizards juga tidak lepas dari dominasi rebound Charlotte dengan 54 berbanding 41, termasuk 20 rebound ofensif. Moussa Diabate menjadi kunci dengan 17 rebound (11 ofensif), 11 poin, dan 3 blok, didukung Naz Reid yang menambah 18 poin dan 12 rebound serta Grayson Allen dengan 15 poin. Meski Washington sempat memberikan perlawanan melalui Anthony Davis (29 poin, 10 rebound), Trae Young (22 poin, 10 assist), dan Kyshawn George (20 poin), Hornets mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Dengan performa apik ini, Brandon Miller semakin menunjukkan kapasitasnya sebagai franchise player Hornets, terlebih setelah trade LaMelo Ball dan cedera Kon Knueppel. Ia diharapkan terus konsisten membuktikan nilai kontraknya senilai 224 juta dolar AS untuk lima tahun ke depan. Hornets selanjutnya akan menghadapi Detroit Pistons pada Rabu malam, di mana Miller akan menjadi ancaman utama bagi pertahanan Pistons yang baru saja menelan kekalahan pertama musim ini dari New York Knicks.
Baca juga:











