Fenerbahce Comeback Dramatis, Liverpool Kalah 2-3 di Liga Champions

Fenerbahce Comeback Dramatis, Liverpool Kalah 2-3 di Liga Champions
Fenerbahce Comeback Dramatis, Liverpool Kalah 2-3 di Liga Champions

Sorothari – 05 November 2026 | Fenerbahce berhasil menaklukkan Liverpool dengan skor 3-2 dalam laga matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-2027 di Sukru Saracoglu Stadium, Istanbul, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi klub Turki tersebut di fase utama Liga Champions sejak 2008. Liverpool sempat dua kali unggul, namun Fenerbahce mampu membalikkan keadaan berkat gol penentu Vedat Muriqi pada menit ke-79.

Ismail Yuksek menjadi sosok penting di balik keberhasilan Fenerbahce. Gelandang berusia 27 tahun itu tampil impresif sebagai gelandang bertahan dan membantu tuan rumah meredam ancaman Liverpool sepanjang pertandingan. Berkat penampilannya, Yuksek meraih penghargaan Man of the Match. Ia bekerja sama dengan N’Golo Kante dan Matteo Guendouzi dalam trio lini tengah yang bertugas menjaga area sentral sekaligus membatasi ruang gerak lawan. Kelompok Pengamat Teknis UEFA memberikan apresiasi khusus terhadap kontribusi Yuksek, yang dinilai vital dalam meredam serangan Liverpool dari tengah lapangan.

Baca juga:
Rio Ngumoha Jadi Man of the Match, Liverpool Kalahkan Villarreal 4-3 di Liga Champions

Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak babak pertama. Liverpool membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Trey Nyoni. Namun, Fenerbahce merespons empat menit kemudian lewat tendangan bebas Mason Greenwood yang berubah arah setelah mengenai pemain lawan dan mengecoh Alisson Becker. Liverpool kembali memimpin pada menit ke-69 melalui sundulan Alexander Isak yang masuk sebagai pengganti. Akan tetapi, Fenerbahce kembali menyamakan kedudukan empat menit berselang melalui Archie Brown yang menyambar bola di tiang jauh.

Gol kemenangan Fenerbahce datang pada menit ke-79. Vedat Muriqi menanduk bola hasil lemparan ke dalam jarak jauh, memanfaatkan buruknya antisipasi pertahanan Liverpool. Manajer Liverpool, Andoni Iraola, mengakui bahwa kelemahan timnya dalam mengantisipasi bola mati menjadi faktor utama kekalahan. Ia kecewa karena tim sebenarnya memiliki peluang untuk menang, tetapi gagal mengatasi tiga ancaman bola mati yang menjadi kekuatan lawan.

Baca juga:
Atletico Madrid Dibayangi Kekalahan dari Athletic Bilbao Jelang Hadapi Liverpool di Liga Champions

Hasil ini mengakhiri rekor sempurna Liverpool setelah tiga kemenangan sebelumnya di Liga Champions. The Reds kini berada di posisi keempat dengan sembilan poin, sementara Fenerbahce naik ke urutan 19 dengan lima poin. Kemenangan ini juga menjadi angin segar bagi Fenerbahce yang sebelumnya belum meraih kemenangan di fase liga. Pelatih sementara Dirk Kuyt, yang mulai menangani tim pada 28 Oktober menggantikan Ismail Kartal, akhirnya meraih kemenangan pertamanya.

Sebelum pertandingan, Fenerbahce menghadapi tekanan setelah kekalahan 1-2 dari Galatasaray dan Goztepe. Namun, dukungan penuh dari pendukung di Sukru Saracoglu Stadium menjadi modal berharga. Kemenangan atas Liverpool tidak hanya memperbaiki posisi mereka di klasemen, tetapi juga meningkatkan moral tim untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Sementara itu, Liverpool harus segera bangkit dan memperbaiki pertahanan bola mati menjelang laga berikutnya di Liga Champions.

Baca juga:
Trey Nyoni Bersinar, Liverpool Tumbang di Istanbul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *