Mason Greenwood Pindah ke Fenerbahce, Manchester United Raup Cuan

Mason Greenwood Pindah ke Fenerbahce, Manchester United Raup Cuan
Mason Greenwood Pindah ke Fenerbahce, Manchester United Raup Cuan

Sorothari – 05 November 2026 | Karier Mason Greenwood kembali menemukan momentum baru. Setelah bersinar bersama Olympique Marseille, penyerang asal Inggris itu resmi meninggalkan klub Prancis tersebut dan bergabung dengan Fenerbahce. Transfer ini tidak hanya menjadi babak baru bagi Greenwood, tetapi juga mendatangkan keuntungan finansial bagi Manchester United.

Kepastian kepindahan Mason Greenwood ke Fenerbahce diumumkan oleh jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano melalui akun X pada Senin malam. Romano menyebut kesepakatan telah tercapai antara semua pihak, dengan Greenwood menandatangani kontrak berdurasi hingga pertengahan 2030.

Baca juga:
Chelsea Tumbangkan Manchester United 2-0 di Liga Inggris, Lisandro Martinez Kartu Merah

“Mason Greenwood ke Fenerbahce, here we go! Kesepakatan telah tercapai: pemain sayap asal Inggris itu akan bergabung dengan Fener,” tulis Romano, seperti dikutip dari laporan tersebut.

Dalam laporan yang sama, dijelaskan bahwa Fenerbahce akan membayar 40 juta euro kepada Olympique Marseille, ditambah 2 juta euro dalam bentuk bonus. Sementara itu, Manchester United dipastikan menerima lebih dari 10 juta euro, termasuk klausul penjualan kembali yang disepakati saat Greenwood dijual ke Marseille pada 2024.

Gaji yang akan diterima Greenwood di Turki juga terbilang fantastis, yakni sekitar 10 juta euro bersih per tahun hingga Juni 2030. Angka ini menempatkannya sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Fenerbahce.

Sebelum kesepakatan dengan Fenerbahce tercapai, Greenwood sempat dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa. AS Roma dikabarkan sempat mengajukan tawaran sebesar 45 juta euro, termasuk bonus dan persentase dari hasil penjualan kembali. Namun, tawaran tersebut kalah bersaing dengan proposal Fenerbahce yang lebih tinggi. Selain itu, Greenwood sendiri disebut lebih memilih bergabung dengan klub asal Istanbul tersebut.

Baca juga:
Antonio Conte Jadi Nama Panas di Fenerbahce, Manchester United, dan Juventus

Perjalanan Greenwood di Marseille sendiri terbilang sukses. Pada musim panas 2024, ia dibeli dari Manchester United dengan nilai transfer sekitar 26 juta euro. Bersama klub berjuluk Les Phoceens itu, Greenwood tampil produktif dengan mencetak 14 gol dalam 22 penampilan di Ligue 1. Secara keseluruhan, ia menorehkan 48 gol dan 17 assist dalam 81 pertandingan di semua kompetisi, menunjukkan konsistensi sebagai salah satu penyerang muda paling menjanjikan.

Kepindahan Greenwood ke Fenerbahce juga tidak lepas dari kontroversi yang sempat mewarnai awal kariernya di Marseille. Saat itu, pembelian Greenwood oleh Marseille menuai protes dari berbagai pihak, termasuk Wali Kota Marseille yang menyatakan bahwa transfer tersebut tidak dapat diterima. Pasalnya, Greenwood memiliki catatan buruk di luar lapangan terkait tuduhan pelecehan dan kekerasan terhadap kekasihnya, meskipun ia kemudian dinyatakan tidak bersalah.

Presiden Marseille, Pablo Longoria, sempat angkat bicara menanggapi kontroversi tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusan merekrut Greenwood diambil secara internal dan pihak klub tidak menyesalinya. “Kami mengambil keputusan secara internal. Ya, memang ada pertentangan termasuk komentar walikota,” ujar Longoria.

Bagi Manchester United, penjualan Greenwood ke Marseille pada 2024 lalu memang menyisakan klausul yang menguntungkan. Klub berjuluk Setan Merah itu disebut menyertakan klausul penjualan sebesar 50 persen, yang membuat mereka berhak mendapatkan separuh dari keuntungan penjualan Greenwood di masa depan. Dengan transfer ke Fenerbahce yang mencapai lebih dari 50 juta euro, MU dipastikan mendapatkan bagian yang signifikan.

Baca juga:
Tekanan Meningkat di Manchester United: Masa Depan Sesko dan Carrick Jadi Sorotan

Di sisi lain, karier internasional Greenwood juga mengalami perubahan. Pada Januari 2025, ia resmi mengubah aliansi dari Inggris ke Jamaika. Keputusan ini diambil setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memastikan Greenwood tidak akan lagi dipanggil ke timnas di masa depan menyusul skorsing akibat tuduhan percobaan pemerkosaan, penyerangan, dan pemaksaan tiga tahun lalu. Meski tuduhan tersebut telah dicabut dan Greenwood dinyatakan tidak bersalah, pintu timnas Inggris tetap tertutup baginya.

Greenwood memenuhi syarat untuk membela Jamaika melalui ayahnya yang lahir di negara tersebut. Dengan hanya satu caps bersama timnas Inggris U-21, ia diperbolehkan mengubah kewarganegaraan. Proses administrasi pun telah selesai, dan Greenwood kini tersedia untuk dipanggil oleh timnas Jamaika yang dilatih Steve McClaren. Namun, Marseille sempat tidak melepasnya untuk pertandingan persahabatan karena status laga tersebut hanya sebagai uji coba.

Kini, dengan kepindahan ke Fenerbahce, Mason Greenwood diharapkan dapat melanjutkan performa impresifnya di level klub. Transfer ini juga menjadi bukti bahwa klub-klub Eropa masih menaruh kepercayaan pada bakatnya, meskipun bayang-bayang masa lalu sempat menghantui. Bagi Manchester United, kesepakatan ini menjadi berkah tersendiri di tengah upaya mereka membangun kembali kekuatan skuad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *