Berita  

Detik-Detik Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Rumah

Detik-Detik Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Rumah
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Rumah

Sorothari – 28 Juli 2026 | Detik-Detik Kecelakaan Maut di Pasuruan, Truk Rem Blong Tabrak Kendaraan dan Rumah menjadi peristiwa yang mengguncang jalur nasional Surabaya-Malang pada Senin pagi, 27 Juli 2026. Sebuah truk trailer bermuatan gulungan kertas kehilangan kendali diduga karena rem blong, menabrak sejumlah kendaraan dan rumah warga di Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Insiden beruntun itu menewaskan empat orang dan melukai lima lainnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.45 WIB di sisi utara SPBU Dusun Mojorejo, Gempol. Truk trailer traktor head bernomor polisi DK 8019 DG yang dikemudikan Agus Prasetya, 37, warga Kabupaten Malang, melaju dari arah Malang menuju Surabaya. Setibanya di lokasi, sopir diduga kehilangan kendali karena rem blong hingga menabrak bagian belakang truk colt diesel Mitsubishi bernomor polisi N 8591 BG yang dikemudikan Sulkan, warga Tumpang, Malang. Benturan keras membuat truk colt diesel terdorong ke jalur berlawanan dan ditabrak dua sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, kemudian dihantam oleh truk tangki bernomor polisi L 9360 G hingga terguling di badan jalan. Tiga orang tewas di tempat kejadian pertama, yaitu sopir truk colt diesel dan dua pengendara motor.

Baca juga:
Wamensos Pastikan Kebutuhan Anak Sayuti Melik Terpenuhi setelah Sambangi Heru Baskoro

Sementara itu, truk trailer yang menjadi pemicu kecelakaan terus melaju tanpa terkendali sejauh sekitar 500 meter ke arah Surabaya. Dalam lintasan tersebut, trailer kembali menabrak truk colt diesel bernomor polisi S 9137 UZ hingga terpental, lalu menghantam sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 5243 VAD yang datang dari arah berlawanan. Truk trailer akhirnya baru berhenti setelah menabrak lima rumah di sisi kiri jalan hingga terhenti. Sebanyak lima rumah warga menjadi sasaran tabrakan truk tersebut.

Evakuasi Dramatis Sopir Truk Trailer

Proses evakuasi sopir truk trailer, Agus Prasetya, berlangsung dramatis. Ia terjepit di ruang kemudi setelah truk menabrak bangunan rumah. Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi Agus yang saat itu kritis dan posisinya yang terjepit kemudi. “Hambatan lain muncul karena bagian depan truk trailer masih tersangkut pada bangunan rumah. Proses evakuasi dilanjutkan dengan hati-hati untuk mengeluarkan korban,” tutur Nanang dalam keterangannya.

Kantor SAR Surabaya mengerahkan dua tim rescue, yakni Tim Bravo dan Tim Charlie, lengkap dengan satu rescue car dan satu rescue truck yang membawa peralatan ekstrikasi serta perlengkapan SAR lainnya. Langkah pertama yang dilakukan tim adalah membuka akses evakuasi menggunakan dump truck. Dengan begitu, ruang gerak tim untuk menjangkau korban lebih leluasa. “Di tengah proses pembuatan akses evakuasi, korban masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Jari tangannya masih bergerak. Kami meminta tim medis melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisinya,” imbuh Nanang.

Baca juga:
Prof Romli Atmasasmita: Febrie Adriansyah Harus Dihukum Berat, Tim 9 Diharapkan Bekerja Independen

Setelah dievakuasi, Agus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini diturunkan, kondisi terbaru korban belum diketahui secara pasti.

Identitas Korban dan Kendaraan Terlibat

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, menyebutkan kecelakaan maut tersebut melibatkan tujuh kendaraan: truk traktor atau trailer, dua truk colt diesel, satu truk tangki, dan tiga sepeda motor. Selain truk trailer, truk engkel bernomor polisi N 8591 BG, truk tangki bernomor polisi L 9360 G, dan truk bernomor polisi S 9137 UZ turut terlibat. Sementara itu, tiga motor yang menjadi korban adalah Honda Vario W 2461 NEL, Honda Supra X 125 N 4197 TCC, dan Honda Vario N 5243 VAD.

Empat korban meninggal dunia terdiri dari sopir truk colt diesel dan dua pengendara motor di lokasi pertama, serta satu korban lainnya yang belum teridentifikasi secara detail. Lima orang luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.

Baca juga:
Aturan Baru Menkeu Purbaya, Barang Pertahanan Bebas Bea Masuk

Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Jauhar Rizqullah Sumirat menjelaskan, truk trailer yang membawa gulungan kertas diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat dikendalikan. “Kami masih mendalami pemeriksaan teknis kendaraan dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur nasional Surabaya-Malang yang dikenal rawan kecelakaan. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama saat melintas di daerah rawan rem blong seperti turunan Gempol. Proses evakuasi dan penyelidikan masih terus berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *