Berita  

20 Oktober Hari Apa? Demo Mahasiswa 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Harga Perak Antam Stabil

20 Oktober Hari Apa? Demo Mahasiswa 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Harga Perak Antam Stabil
20 Oktober Hari Apa? Demo Mahasiswa 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Harga Perak Antam Stabil

Sorothari – 23 Oktober 2026 | 20 Oktober hari apa menjadi pertanyaan yang banyak dicari warganet pada Selasa, 20 Oktober 2026. Tanggal tersebut menandai dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Berbagai peristiwa pun mewarnai hari itu, mulai dari aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta hingga pergerakan harga perak Antam yang stabil.

Di Jakarta, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat sipil menggelar demonstrasi. Aksi tersebut berlangsung di dua titik, yakni Tugu Proklamasi dan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat. Massa aksi membawa lima tuntutan yang menyoroti isu lingkungan, ekonomi, demokrasi, hukum, hingga pelayanan publik.

Baca juga:
Prancis vs Belgia: Demonstrasi Pelajar Meluas, Ratusan Orang Ditangkap

Koordinator Sosial dan Politik BEM UI, Hafidz Hernanda, menyatakan bahwa mahasiswa memutuskan untuk tidak mengenakan jas almamater kampus saat berunjuk rasa. Menurutnya, langkah itu dilakukan agar mahasiswa dapat melebur dengan elemen masyarakat sipil lainnya. “Kali ini kawan-kawan dari BEM UI akan mengadakan aksi tidak menggunakan almamater sama sekali bersama dengan teman-teman mahasiswa agar kita bisa lebih inklusif dan bisa lebih membaur dengan masyarakat sipil,” ujar Hafidz di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Demonstrasi tersebut bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran. Massa aksi menuntut penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir sebagai bencana nasional, perbaikan kebijakan ekonomi, kebebasan berpendapat, dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Selain itu, mereka juga menyoroti persoalan pelayanan publik. Aksi di Tugu Tani sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas karena massa menutup salah satu jalur di kawasan Menteng.

Kepolisian telah menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi dampak aksi. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan bahwa pihaknya mengimbau warga memperhitungkan waktu perjalanan dan memantau informasi lalu lintas terkini. “Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik. Pengaturan arus akan menyesuaikan situasi di lapangan,” kata Firman dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Baca juga:
Evaluasi Demo 28 Agustus: Polda Metro Beberkan Alasan Pelibatan TNI dan Soroti Maraknya Hoaks

Sejumlah kawasan yang perlu diperhatikan masyarakat terkait rencana demonstrasi hari itu adalah Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, kawasan Monas, dan sekitar Gedung DPR/MPR RI. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal demo lanjutan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mencari informasi terbaru dari sumber resmi.

Sementara itu, di pasar logam mulia, harga perak Antam pada Selasa (20/10/2026) tercatat stabil di Rp 38.600. Harga tersebut sama dengan perdagangan hari sebelumnya. Antam menawarkan perak batangan 250 gram seharga Rp 10.175.000 dan perak batangan 500 gram seharga Rp 19.425.000, serta perak butiran murni 99,95%. Kestabilan harga perak Antam ini berlawanan dengan harga perak dunia yang justru menguat 0,61% menjadi US$ 57,42 per ounce, menurut data tradingeconomics.com.

Penguatan harga perak dunia terjadi di tengah kenaikan harga minyak yang meningkatkan kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Logam ini juga menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi. Federal Reserve AS diperkirakan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada minggu depan, dengan pasar memperkirakan sekitar 94% kemungkinan kenaikan suku bunga pada Desember. Bank Sentral Eropa juga diperkirakan menerapkan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tambahan sebesar 25 basis poin pada tahun ini.

Baca juga:
Buntut Pengakuan di Video Viral, Kantor Polisi New Delhi Digeruduk Massa Penuntut Keadilan

Dengan demikian, tanggal 20 Oktober 2026 bukan hanya sekadar pertanyaan “20 Oktober hari apa”, tetapi juga menjadi momen penting bagi dinamika politik dan ekonomi nasional. Aksi mahasiswa menandai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, sementara pasar logam mulia menunjukkan stabilitas di tengah gejolak global. Masyarakat diharapkan terus mengikuti perkembangan informasi dari sumber terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *