Pemerintah Borong Rp16,65 Triliun dari Lelang Surat Berharga Syariah Negara, ST017 Mulai Ditawarkan

Pemerintah Borong Rp16,65 Triliun dari Lelang Surat Berharga Syariah Negara, ST017 Mulai Ditawarkan
Pemerintah Borong Rp16,65 Triliun dari Lelang Surat Berharga Syariah Negara, ST017 Mulai Ditawarkan

Sorothari – 06 November 2026 | Pemerintah menyerap Rp16,65 triliun dari lelang delapan seri surat berharga syariah negara atau SBSN yang digelar Selasa, 3 November 2026. Angka itu jauh melampaui target indikatif Rp10 triliun, meski total penawaran yang masuk sebenarnya mencapai Rp28,55 triliun. Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan dana hasil lelang akan dipakai membiayai kebutuhan anggaran pembangunan dalam APBN 2026.

Antusiasme investor terlihat dari besarnya penawaran pada seri berdurasi pendek. Seri SPNS19072027 mencatat penawaran Rp7,896 triliun, disusul SPNS16122026 senilai Rp7,631 triliun dan SPNS04052027 sebesar Rp5,515 triliun. Seri SPNS16122026 bahkan menjadi yang paling diperebutkan dengan rasio bid to cover mencapai 15,26 kali. Untuk tenor menengah dan panjang, penawaran masuk antara lain Rp2,473 triliun pada PBS040, Rp2,465 triliun pada PBSG002, dan Rp1,894 triliun pada PBS030, sementara PBS034 dan PBS038 masing-masing sekitar Rp0,34 triliun.

Baca juga:
BEI Revisi Batas ARB Saham Rp11-Rp14 Jadi Rp1, Ini Dampaknya bagi Investor

Dari sisi imbal hasil, yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan pada tenor panjang berada di kisaran 7 persen. Yang tertinggi tercatat pada PBS038 sebesar 7,71213 persen, sedangkan yield terendah ada pada SPNS16122026 sebesar 6,30000 persen. “Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kedelapan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp16,65 triliun,” demikian bunyi pengumuman DJPPR.

Sukuk Tabungan ST017 Menyusul ke Pasar Ritel

Sehari setelah lelang, pemerintah membuka penawaran instrumen ritel syariah Sukuk Tabungan seri ST017 pada 6 November 2026. Produk ini hadir dalam dua pilihan tenor, yakni ST017T2 berjangka dua tahun dengan kupon 6,95 persen dan ST017T4 berjangka empat tahun dengan kupon 7,05 persen. Nilai pemesanan minimum ditetapkan Rp1 juta, dengan batas maksimum Rp5 miliar untuk tenor dua tahun dan Rp10 miliar untuk tenor empat tahun.

PT Mandiri Sekuritas menawarkan ST017 melalui platform investasi digital Growin’. Direktur Retail Mandiri Sekuritas, Theodora Manik, menilai instrumen ini relevan di tengah dinamika ekonomi global yang bergerak cepat. “Sukuk Tabungan ST017 dapat menjadi salah satu alternatif investasi berbasis syariah yang relatif aman karena pembayaran nilai nominal dan imbal hasilnya dijamin oleh negara sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.

ST017 juga tersedia melalui fitur Investasi di aplikasi myBCA dan KlikBCA. Seperti seri sukuk tabungan sebelumnya, imbalan ST017 berjenis floating with floor, artinya tingkat imbalan berpotensi naik mengikuti BI Rate tetapi tidak akan turun di bawah level saat pertama kali diterbitkan. Pengelolaan dananya mengikuti prinsip syariah, sementara pokok dan imbalannya dijamin undang-undang. Masa penawaran dibuka hingga 2 Desember 2026.

Baca juga:
Jadwal dan Tahapan Seleksi PCPM BI 41 Usai Tes Potensi Dasar Digelar

Meski relatif aman, investor perlu memperhatikan likuiditas. Dana pada ST017 tidak dapat dicairkan sewaktu-waktu dan hanya bisa ditarik pada periode tertentu atau saat jatuh tempo. Karena itu, calon investor diminta memastikan dana yang dipakai bukan dana darurat.

Dari Pembiayaan Proyek hingga Instrumen Investasi

Penerbitan surat berharga syariah negara bukan hal baru bagi pemerintah. Instrumen ini mulai diterbitkan pada 2008 dan sejak itu menjadi salah satu sumber pembiayaan proyek prioritas melalui skema SBSN proyek. Sinergi kebijakan melibatkan Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, serta kementerian dan lembaga terkait.

Sejumlah proyek di Kalimantan Timur menjadi contoh pemanfaatan dana tersebut. Gedung Prasarana Perkuliahan Politeknik Negeri Balikpapan mendapat alokasi Rp65 miliar, lalu pada tahun anggaran 2023 dialokasikan Rp70,424 miliar untuk pembangunan Gedung Workshop Jurusan Teknik Mesin beserta peralatannya dan penataan kawasan kampus. Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara di Penajam Paser Utara dibiayai APBN dengan sumber dana SBSN secara multiyears 2015–2021 senilai total Rp1,43 triliun. Jembatan sepanjang bentang utama 804 meter itu memangkas waktu tempuh Balikpapan–PPU dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, dan progres pembangunannya beserta akses jalan telah mencapai 97 persen.

Revitalisasi dan Pengembangan Asrama Haji Balikpapan juga memakai dana SBSN. Pada 2023 dibangun gedung asrama senilai Rp38,63 miliar, setelah pembangunan sebelumnya pada 2014, 2015, 2017, dan 2019 dengan total Rp109,47 miliar. Fasilitas berstandar hotel bintang tiga itu kini rutin digunakan untuk pelayanan umum dan mendukung penanganan isu strategis nasional, termasuk masa pandemi COVID-19.

Baca juga:
Harga Emas Antam Naik Rp5.000 per Gram, Penambangan Emas Tetap Jadi Sorotan

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya pembiayaan berbasis syariah ini bagi sektor pendidikan dan infrastruktur. “Itu bentuk perhatian dari pemerintah kepada sektor pendidikan khususnya pendidikan tinggi vokasi,” kata Suahasil dalam siaran pers, Minggu, 16 Juli 2023, saat meninjau proyek SBSN di Balikpapan dan IKN.

Bagi investor ritel, sukuk tabungan menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain pajak final 10 persen, lebih rendah dibanding deposito yang dikenakan 20 persen. Pada seri ST012 yang diterbitkan 2024, kupon minimumnya 6,40 persen untuk tenor dua tahun dan 6,55 persen untuk tenor empat tahun. Head of Marketing Bibit.id, Angie Anandita Tjhatra, menyebut produk syariah itu diawasi Dewan Syariah Nasional MUI dan sepenuhnya dijamin negara.

Dengan masa penawaran ST017 yang hanya sampai 2 Desember 2026, pemerintah berharap minat investor ritel tetap tinggi menjelang akhir tahun. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui HaloBCA 150 888 ekstensi 4 untuk layanan investasi atau akun X @HaloBCA, serta melalui platform Growin’ by Mandiri Sekuritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *