Sergio Ramos: Dari Lapangan Hijau ke Bisnis Properti dan Kancah Politik

Sergio Ramos: Dari Lapangan Hijau ke Bisnis Properti dan Kancah Politik
Sergio Ramos: Dari Lapangan Hijau ke Bisnis Properti dan Kancah Politik

Sorothari – 23 Oktober 2026 | Sergio Ramos, mantan kapten Real Madrid, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini bukan karena aksinya di lapangan sepak bola, melainkan karena kesuksesan investasi propertinya di Spanyol serta keterlibatannya dalam dunia politik di Kepulauan Canaria. Ramos, yang kini berusia 40 tahun, diketahui meraup keuntungan besar dari penjualan lahan di kawasan Los Berrocales, Madrid, dan juga kembali aktif dalam politik melalui Partido Popular (PP).

Investasi properti Sergio Ramos dimulai sekitar 15 tahun lalu ketika ia membeli tanah di Los Berrocales, sebuah kawasan pengembangan di sebelah tenggara Madrid yang direncanakan akan dibangun sekitar 22.000 unit rumah. Melalui perusahaan Desarrollos Inmobiliarios Los Berrocales (DILB), di mana ia memiliki saham bersama grup supermarket Spanyol Eroski, Ramos menuai hasil signifikan. Pada tahun fiskal terakhir yang berakhir Januari 2026, DILB mencatatkan pendapatan sebesar 13,1 juta euro, melonjak enam kali lipat dari tahun sebelumnya. Laba perusahaan pun mencapai 4,1 juta euro, jauh meningkat dibandingkan 281.000 euro pada periode sebelumnya.

Baca juga:
Cristiano Ronaldo Jadi Pesepak Bola Pertama dengan Kekayaan Tembus 2 Miliar Dolar AS

Menurut laporan media Spanyol, pendapatan tersebut berasal dari transaksi penjualan tanah secara privat, bukan dari pengalihan lahan kepada badan pengelola pembangunan perkotaan. Nilai tanah yang masih dimiliki perusahaan turun menjadi 8,7 juta euro karena penjualan, meskipun harga tanah mengalami apresiasi. Keuntungan ini memungkinkan DILB melunasi sekitar 7,8 juta euro utang kepada pemegang saham pada tahun fiskal terakhir.

Perjalanan investasi Ramos di sektor properti tidak selalu mulus. Krisis properti Spanyol, keterlambatan administrasi, dan sejumlah proses hukum sempat menghambat pengembangan kawasan selama bertahun-tahun. Pada 2019, DILB mencatat kerugian hingga 19,1 juta euro. Tahun berikutnya, dana investasi Blackstone mengambil alih sebagian tanah untuk melunasi utang hipotek. Setelah restrukturisasi, Eroski melalui anak perusahaannya, Cecosa Hipermercados, menguasai 60% saham DILB. Sergio Ramos memegang 39,2%, sementara ayahnya, José María Ramos, memiliki saham minoritas.

Los Berrocales sendiri merupakan salah satu kawasan perluasan utama Madrid, bersama proyek perumahan lain di sebelah tenggara ibu kota. Permintaan akan rumah baru dan pesatnya pembangunan mendorong kenaikan harga. Pada Januari 2026, rata-rata harga rumah baru di Los Berrocales mencapai sekitar 390.000 euro, setara 4.061 euro per meter persegi, naik 11,2% dalam setahun. Meski demikian, harga di kawasan ini masih lebih rendah dibandingkan El Cañaveral yang rata-rata mencapai 427.000 euro.

Baca juga:
Rekor Transfer MLS: Colorado Rapids Lepas Rafael Navarro Senilai 12 Juta Dolar AS

Di sisi lain, Sergio Ramos juga kembali mencuri perhatian di dunia politik. Partido Popular (PP) Kepulauan Canaria telah mengumumkan pencalonannya sebagai anggota Kongres untuk provinsi Las Palmas dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada 29 November. Ramos, yang sebelumnya menjabat sebagai senator Gran Canaria dari PP dan wakil walikota pertama Telde, kembali aktif setelah pulih dari masalah kesehatan yang memaksanya mundur dari politik pada 2024. Ia akan memimpin daftar calon PP untuk Kongres dari Las Palmas, didampingi María Teresa Ortega Granados dan Guillermo Mariscal Anaya.

PP Canaria mengusung tema kampanye ‘Por fin’ dengan pesan harapan dan kepercayaan terhadap masa depan. Tujuan mereka adalah mendorong era politik baru yang menjawab kebutuhan nyata keluarga, pekerja, wiraswasta, pengusaha, dan generasi muda, serta memastikan Canaria memiliki suara dan bobot yang layak di Cortes Generales. Sementara itu, untuk Senat, PP mencalonkan Carlos Sánchez Ojeda (Gran Canaria), Inés Vera Goya (Tenerife), José Francisco Hernández García (Lanzarote), María Esther Hernández Marrero (Fuerteventura), Jacob Qadri Hijazo (La Palma), Héctor Armando Bencomo Bayoll (La Gomera), dan Inés del Hierro Lías (El Hierro).

Meskipun telah sukses di bisnis properti dan politik, Sergio Ramos masih menyimpan hasrat untuk kembali bermain sepak bola. Klub Getafe dikabarkan tertarik untuk merekrutnya. Presiden Getafe, Ángel Torres, mengakui bahwa pihaknya telah menjajaki kemungkinan mendatangkan Ramos selama lebih dari tiga bulan. Namun, Torres menegaskan bahwa perekrutan bek berusia 40 tahun itu bukan prioritas utama saat ini karena tim sudah memiliki enam bek tengah. Prioritas Getafe adalah memperkuat posisi sayap.

Baca juga:
Remo Gagal Petik Kemenangan, Catat 12 Laga Tanpa Menang di Série A

Torres menyebut bahwa transfer Ramos baru bisa terwujud pada bursa transfer Januari, dengan syarat ada bek tengah yang hengkang, kemungkinan besar Abdel Abqar. Jika itu terjadi, Getafe akan bergerak cepat untuk merekrut Ramos, yang diimpikan bisa dipasangkan dengan Dani Carvajal. Ramos pun harus menyesuaikan gajinya agar sesuai dengan struktur keuangan klub. Torres juga tidak menutup kemungkinan klub lain akan ikut bersaing untuk mendapatkan jasa Ramos, yang terakhir bermain secara resmi pada 6 Desember tahun lalu dalam kekalahan 3-2 melawan Toluca di semifinal Apertura.

Dengan berbagai pencapaian di luar lapangan, Sergio Ramos membuktikan bahwa dirinya bukan hanya legenda sepak bola, tetapi juga seorang pengusaha dan politisi yang terus berkontribusi. Perkembangan karier politiknya dan potensi kepindahannya ke Getafe akan menjadi hal yang menarik untuk dinantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *