Warriors Bungkam Lakers Setelah Tertinggal 25 Poin, LaRavia dan Reaves Akui Kelemahan Tim

Warriors Bungkam Lakers Setelah Tertinggal 25 Poin, LaRavia dan Reaves Akui Kelemahan Tim
Warriors Bungkam Lakers Setelah Tertinggal 25 Poin, LaRavia dan Reaves Akui Kelemahan Tim

Sorothari – 03 November 2026 | Laga warriors vs lakers dalam Emirates NBA Cup Group Play berakhir dramatis setelah Los Angeles Lakers kehilangan keunggulan 25 poin dan takluk dari Golden State Warriors di Chase Center, San Francisco, pada Jumat (30/10/2026) waktu setempat. Lakers sempat memimpin 40-15 di awal kuarter kedua, tetapi Warriors membalikkan keadaan dengan mencetak 97 poin berbanding 55 poin hingga akhir pertandingan. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Lakers yang sebelumnya memulai musim dengan catatan 4-1.

Forward Jake LaRavia, yang tampil sebagai starter menggantikan Ziaire Williams yang cedera, mengakui bahwa perubahan momentum terjadi begitu cepat. Menurutnya, Warriors memanfaatkan strategi trapping terhadap Luka Doncic dan Austin Reaves untuk menghentikan laju Lakers. “Kuarter kedua. Mereka membuat run, kami sudah memanggil timeout dan mencoba menyatukan tim untuk menghentikan run itu. Tapi kami tidak mampu melakukannya. Curry jelas memanas dan kami tidak bisa bersatu untuk menghentikannya sebelum halftime. Setelah itu, hal itu berlanjut sepanjang pertandingan,” ujar LaRavia kepada Spectrum SportsNet.

Baca juga:
Kevon Looney Jadi Sorotan: Lakers Kejar Jericho Sims dan Pertimbangkan Mamukelashvili

LaRavia menekankan pentingnya konektivitas tim ketika lawan berusaha menetralisir guard utama. “Hanya perlu lebih terhubung. Tim seperti Golden State yang memadukan blitz dan fires dengan Draymond dan siapa pun yang menjaga ball screen ketika Luka atau AR menguasai bola, kami semua harus lebih baik dalam menyediakan outlet dan agresif dalam outlet itu serta mencoba mencetak angka. Tapi banyak masalah malam ini ada di pertahanan,” lanjutnya.

Senada dengan LaRavia, Austin Reaves mengambil tanggung jawab penuh atas performa buruknya. Reaves mencatat delapan turnover untuk kedua kalinya secara berturut-turut, yang ia sebut tidak dapat diterima. “Ya, saya buruk lagi. Itu saja. Kami buruk. Grup pertama yang memulai unit kedua buruk. Seperti saya bilang, semuanya dimulai dari saya. Jadi saya akan menjadi lebih baik,” kata Reaves usai laga.

Meski Lakers memiliki sembilan pemain baru dan masih dalam proses membangun chemistry, Reaves menolak menjadikannya alasan. “Itu nyata, tapi itu tidak memberi alasan bagi unit kedua untuk tampil sangat buruk. Dan itu dimulai dari saya. Saya akan menonton film dan mencoba menjadi lebih baik. Tapi Anda harus belajar dengan cepat dan menangkap hal-hal dengan cepat. Seperti yang saya bilang, saya harus menjadi lebih baik untuk memulai itu,” tegasnya.

Baca juga:
Anthony Edwards Bikin 45 Poin, Timberwolves Hancurkan Heat 131-106 di Laga Pembuka

Kekalahan ini mengungkap kelemahan Lakers dalam menghadapi pertahanan agresif seperti blitz dan double team. Sepanjang pertandingan, Lakers mencatat 20 turnover, banyak di antaranya terjadi akibat tekanan Warriors terhadap Doncic dan Reaves. LaRavia menyoroti pentingnya mengambil peluang tembakan terbuka. “Sekali lagi, itu menunjukkan beberapa tampilan. Hal terbesar adalah menembak tembakan yang kami dapatkan. Sering kali ketika Anda melewatkan peluang tembakan terbuka, itu berubah menjadi kerugian bagi kami. Berakhir dengan tembakan meleset atau turnover, dan kami jauh lebih memilih mengambil tembakan bagus daripada itu,” jelasnya.

LaRavia juga menegaskan bahwa kekalahan ini bukanlah identitas tim. “Ini sama sekali bukan siapa kami sebagai tim atau apa identitas kami. Kami tidak akan berpikir terlalu banyak tentang ini, kami hanya akan move on dan menjadi lebih baik,” tutupnya.

Bagi Warriors, kemenangan ini menjadi pembalasan setelah tertinggal jauh di awal pertandingan. Stephen Curry dan kawan-kawan menunjukkan mentalitas juara dengan tidak menyerah meski tertinggal 25 poin. Kemenangan ini juga mempertegas posisi Warriors di Grup Play NBA Cup, sementara Lakers harus segera berbenah menghadapi jadwal padat berikutnya.

Baca juga:
Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Tantangan Besar di Piala Asia 2027

Lakers akan kembali beraksi dalam beberapa hari ke depan dengan harapan memperbaiki performa, terutama dalam menghadapi tekanan pertahanan lawan. Sementara itu, Warriors akan berusaha mempertahankan momentum positif mereka di kompetisi musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *