Menteri HAM Pigai Buka Suara soal Isu Paksa Warga Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes Merah Putih

Menteri HAM Pigai Buka Suara soal Isu Paksa Warga Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes Merah Putih
Menteri HAM Pigai Buka Suara soal Isu Paksa Warga Belanja Rp1 Juta per Bulan di Kopdes Merah Putih

Sorothari – 19 Juli 2026 | Menteri HAM Pigai buka suara soal isu paksa warga belanja Rp1 juta per bulan di Kopdes Merah Putih yang belakangan viral di media sosial. Dalam keterangan resminya, Natalius Pigai membantah keras narasi yang menyebut dirinya mengimbau masyarakat untuk berbelanja sebesar itu di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Ia menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan tidak pernah berasal dari dirinya.

“Saya tegaskan, komentar resmi saya hanya ada di akun media sosial X milik saya saja,” ujar Pigai dalam siaran pers yang diterbitkan Kementerian HAM pada Sabtu (18/7/2026). Mantan Komisioner Komnas HAM itu mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di dunia maya. Ia meminta publik untuk mengutamakan informasi dari media massa yang kredibel dan telah menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik.

Baca juga:
Demer: Bandara Bali Utara Mendesak, Tepis Isu Kertajati & Kelayakan Letkol Wisnu

Pigai juga menyampaikan keprihatinannya atas maraknya penyebaran hoaks yang turut dilakukan oleh sejumlah tokoh intelektual. Ia menyebut nama Indra J. Piliang dan Imam Shamsi Ali yang turut menyebarkan narasi tidak benar melalui akun media sosial masing-masing. “Sangat disayangkan intelektual sekelas mereka ikut menyebarkan hoaks,” tegas Pigai.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Menteri HAM Pigai tidak pernah mengajak masyarakat untuk belanja Rp1 juta per bulan di Kopdes, juga tidak pernah menyampaikan pernyataan terkait pembangunan KDMP yang melibatkan jejaring masyarakat adat, dukun, aktivis, jurnalis, hingga pejabat tinggi kementerian/lembaga seperti yang dinarasikan dalam unggahan tertentu.

Baca juga:
30 Tahun Kudatuli: Pengingat Kelam Perjalanan Demokrasi Indonesia

Kepala Biro Umum, Protokol, dan Hubungan Masyarakat Kementerian HAM, Pungka M. Sinaga, turut membantah narasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pernyataan yang beredar tidak pernah disampaikan oleh Menteri HAM. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui kanal Aduan Konten juga mengonfirmasi bahwa unggahan mengenai ajakan Pigai tersebut adalah hoaks. Informasi itu pertama kali muncul melalui media sosial Facebook pada Kamis (9/7/2026).

Dalam perkembangan terpisah, polemik serupa juga muncul terkait isu pengadaan 1,8 juta unit kipas angin senilai Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih. Namun, Menteri Koperasi Ferry Juliantono membantah bahwa pengadaan itu merupakan program kementeriannya, dan PT Agrinas Pangan Nusantara juga menilai tudingan tersebut tidak berdasar. Meski demikian, isu tersebut tidak terkait langsung dengan pernyataan Menteri HAM Pigai.

Baca juga:
Kata-kata Terakhir Lindsey Graham: ‘Dada Saya Sakit’ Sebelum Wafat karena Robekan Aorta

Menteri HAM Pigai kembali mengingatkan publik untuk tidak mudah percaya pada sumber informasi yang tidak jelas. “Jangan lagi percaya sumber tidak jelas!” pesannya. Ia berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyaring informasi dan selalu merujuk pada kanal resmi pemerintah serta media yang terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *