Timnas Futsal Indonesia Pulang Tanpa Poin dari Brasil, FFI Apresiasi Dukungan PSSI dan Kemenpora

Timnas Futsal Indonesia Pulang Tanpa Poin dari Brasil, FFI Apresiasi Dukungan PSSI dan Kemenpora
Timnas Futsal Indonesia Pulang Tanpa Poin dari Brasil, FFI Apresiasi Dukungan PSSI dan Kemenpora

Sorothari – 20 Oktober 2026 | Timnas futsal Indonesia menutup kiprahnya di Copa das Nacoes de Futsal 2026 di Sao Jose dos Pinhais, Parana, Brasil, tanpa meraih satu pun kemenangan. Skuad Garuda takluk 0-3 dari Brasil dan 0-2 dari Cape Verde pada fase grup, lalu kalah 1-2 dari Peru dalam laga perebutan posisi kelima, Minggu (18/10/2026) dini hari WIB. Meski demikian, Federasi Futsal Indonesia (FFI) menilai pengalaman bertanding di level internasional tetap menjadi bagian penting dari proses pembinaan tim untuk mengejar target menembus 10 besar dunia.

Turnamen yang berlangsung 12-18 Oktober 2026 dan diikuti enam negara itu menjadi ajang uji coba bergengsi bagi timnas futsal Indonesia. Sekretaris Jenderal FFI, Budi Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) atas dukungan yang diberikan, mulai dari pembinaan, pelaksanaan program, hingga pendanaan. Menurutnya, keberangkatan tim ke Brasil tidak akan terwujud tanpa dukungan kedua institusi tersebut.

Baca juga:
Drama Vitória vs Grêmio: Sengketa Utang Transfer Wagner Leonardo hingga Masa Depan Luís Castro

“Secara tulus dan terbuka kami berterima kasih kepada Pak Erick Thohir sebagai Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI yang selalu mendukung, baik secara moral, program, dan khususnya pendanaan,” ujar Budi dalam keterangannya.

Budi juga mengakui hasil di Brasil belum sesuai harapan. Namun, ia menegaskan bahwa apa pun hasilnya, pengalaman tersebut tetap menjadi bagian dari pengembangan tim. “Masih banyak yang perlu dibenahi untuk mendapatkan tim yang diharapkan,” katanya.

Senada dengan Budi, pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menilai kekalahan dari tiga tim Amerika Selatan itu wajar. Ia mengingatkan bahwa Indonesia baru saja menjadi runner-up Piala Asia 2026, tetapi bukan berarti bisa langsung mengalahkan tim-tim mapan di Amerika Selatan. “Kami tidak bisa berharap datang dari Asia lalu langsung menjadi lebih baik daripada semua timnas di Amerika Selatan. Kami harus memahami posisi kami saat ini dan terus bekerja untuk membangun ekosistem futsal yang lebih baik demi masa depan para pemain,” ujar Souto.

Baca juga:
Bursa Transfer MLS Ditutup, San Diego FC Rombak Skuad Demi Amankan Tiket Playoff

Meski tanpa kemenangan, Souto melihat ada perkembangan positif. Ia menilai timnya mampu bertahan secara konsisten saat menghadapi Brasil, mengontrol permainan melawan Cape Verde, dan mengendalikan pertandingan saat melawan Peru. “Secara keseluruhan, tidak banyak hal yang perlu dikeluhkan. Saya merasa kami berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Sebelum tampil di Brasil, timnas futsal Indonesia sempat menjalani uji coba di Spanyol. Pengalaman di dua negara itu memberi para pemain paparan terhadap standar futsal tertinggi dunia. Souto menyebut ada sekitar 15-20 pemain yang diperkenalkan pada level kompetisi tersebut, dan pengalaman itu harus mereka bawa pulang ke klub masing-masing.

Di sisi lain, FFI menegaskan pentingnya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Pada 2026, FFI menerima dana APBN sekitar Rp20 miliar. Penggunaan anggaran tersebut harus dipertanggungjawabkan, mulai dari perencanaan program, realisasi, prosedur administrasi, hingga hasil yang dicapai. FFI juga diminta menyerahkan laporan program kerja dan anggaran, baik yang bersumber dari APBN maupun non-APBN, sesuai arahan PSSI dan Kemenpora.

Baca juga:
Usai Juara Piala Perbara FIFA, John Herdman Fokus ke Piala Asia 2027

Dukungan pemerintah dan induk organisasi menjadi krusial bagi perkembangan futsal Indonesia. Dengan target ambisius menembus 10 besar dunia, evaluasi menyeluruh atas performa di Brasil akan menjadi pijakan untuk pembenahan kualitas permainan, kesiapan tim, dan efektivitas program pembinaan. Hasil di Brasil menjadi pembelajaran berharga bagi timnas futsal Indonesia demi mewujudkan target tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *