Persebaya vs PSS: Duel Sengit di GBT Berakhir 2-2, Green Force Gagal Petik Kemenangan

Persebaya vs PSS: Duel Sengit di GBT Berakhir 2-2, Green Force Gagal Petik Kemenangan
Persebaya vs PSS: Duel Sengit di GBT Berakhir 2-2, Green Force Gagal Petik Kemenangan

Sorothari – 22 Oktober 2026 | Laga persebaya vs pss pada pekan kelima Super League 2026/2027 berakhir tanpa pemenang. Persebaya Surabaya ditahan imbang PSS Sleman 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (18/10/2026). Hasil ini membuat Persebaya gagal meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri, meski tetap menjaga rekor tak terkalahkan sepanjang lima pertandingan awal musim.

Dua gol Miguel Pereira menyelamatkan Persebaya dari kekalahan. Gelandang asal Portugal itu mencetak gol pada menit ke-36 dan masa injury time babak kedua, tepatnya menit 90+2. Gol pertama memperkecil ketertinggalan, sedangkan gol kedua memastikan Green Force meraih satu poin dari laga kandang.

Baca juga:
Colorado Rapids Bertekad Petik Kemenangan Saat Jamu Minnesota United di MLS

Kekecewaan terpancar dari kubu Persebaya. Kiper Ernando Ari Sutaryadi mengaku timnya menargetkan tiga poin penuh. “Kami, para pemain, juga merasa kecewa karena belum bisa memberikan hasil yang diharapkan, terutama kemenangan di laga kandang ini,” ujar Ernando dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Gelandang Ricky Pratama menyampaikan hal senada. Menurutnya, hasil imbang ini tidak sesuai harapan karena tim bermain di hadapan ribuan Bonek dan Bonita. “Tentu kami sangat kecewa dengan hasil pertandingan melawan PSS Sleman. Kami menargetkan tiga poin, tetapi hasil akhirnya tidak sesuai dengan harapan,” jelas Ricky.

PSS Sleman tampil efektif. Berdasarkan catatan pertandingan, tim tamu melepaskan empat tembakan, tiga di antaranya mengarah ke gawang, dan dua berbuah gol. Efektivitas itu menjadi catatan evaluasi bagi Persebaya, terutama dalam mengantisipasi serangan lawan dan menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit.

Baca juga:
Remo Gagal Petik Kemenangan, Catat 12 Laga Tanpa Menang di Série A

Evaluasi Persebaya dan Persiapan ke Makassar

Meski terhindar dari kekalahan, Persebaya tidak ingin berlarut-larut dalam kekecewaan. Ernando menegaskan tim akan segera mengevaluasi penampilan, khususnya dalam mengantisipasi serangan lawan dan menjaga konsistensi permainan. Ricky juga menyoroti pentingnya disiplin dan fokus selama pertandingan agar tidak kembali kehilangan konsentrasi.

Hasil imbang melawan PSS membuat Persebaya tetap belum terkalahkan. Namun, raihan satu poin dirasa kurang maksimal. Persebaya disebut akan berangkat ke Makassar untuk menghadapi PSM pada pekan keenam, dengan pelatih Bernardo Tavares yang akan menantang mantan timnya.

Di sisi lain, PSS Sleman memilih tidak pulang ke Sleman usai melawan Persebaya. Pelatih Pieter Huistra mengungkapkan alasan keputusan tersebut. “Ya, karena kami memiliki opsi untuk kembali ke Yogya, itu perjalanan lima sampai enam jam. Kemudian, setelah satu hari kami harus pergi ke Kediri, itu perjalanan empat jam lagi,” kata Huistra di Surabaya, Selasa (20/10/2026).

Baca juga:
Kemenangan Telak Guadalajara atas Atlético San Luis dan Persiapan Menghadapi Pumas

PSS memutuskan tetap di Surabaya untuk menjaga kebugaran pemain dan memaksimalkan persiapan sebelum melawat ke Kediri menghadapi Persik pada pekan keenam, Kamis (22/10/2026). Huistra memastikan seluruh pemain dalam kondisi baik dan kemungkinan besar membawa 23 pemain yang sama. “Tidak, saat ini semuanya keluar dari pertandingan dengan baik. Jadi, semuanya terlihat baik dan tampak siap untuk bermain melawan Kediri,” ujarnya.

Dengan hasil ini, persebaya vs pss menjadi pengingat bahwa konsistensi dan fokus menjadi kunci di Super League 2026/2027. Persebaya akan berusaha bangkit di Makassar, sementara PSS berupaya meraih hasil positif di Kediri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *