Soulcombe Kejar Tiket Melbourne Cup Lewat Bendigo Cup, Sorotan dari South Melbourne

Soulcombe Kejar Tiket Melbourne Cup Lewat Bendigo Cup, Sorotan dari South Melbourne
Soulcombe Kejar Tiket Melbourne Cup Lewat Bendigo Cup, Sorotan dari South Melbourne

Sorothari – 27 Oktober 2026 | Perhatian pecinta balap kuda di South Melbourne kembali tertuju pada ajang Melbourne Cup setelah veteran stayer Soulcombe masih berpeluang tampil di lomba bergengsi tersebut. Soulcombe, yang pernah menjadi runner-up Melbourne Cup 2023, akan berlaga di Bendigo Cup (2400m) kelas Group 3 pada Rabu mendatang demi mengejar tiket kualifikasi. Meski posisinya di urutan ke-39 dalam daftar peserta Melbourne Cup, kuda berusia delapan tahun itu belum kehilangan asa karena finis di tiga besar Bendigo Cup dapat memenuhi klausul ballot pertama.

Melbourne Cup 2025 sendiri akan digelar Selasa depan di Flemington dengan total hadiah 10 juta dolar Australia. Soulcombe membutuhkan kualifikasi karena penampilan runner-up pada 2023 sudah di luar periode kualifikasi yang berlaku. Dalam kondisi tersebut, posisinya di urutan masuk tidak mencerminkan potensi sebenarnya jika ia mampu finis di posisi teratas di Bendigo. Bobot 55kg yang dialokasikan untuknya juga menunjukkan bahwa ia masih dianggap kompetitif, hanya 4,5kg di bawah skala weight-for-age meski sempat lama absen dari kompetisi papan atas.

Baca juga:
Gareth Southgate Tolak Manchester United dan Tinggalkan Dunia Kepelatihan

Kisah Soulcombe menjadi sorotan tersendiri bagi penggemar balap di South Melbourne. Kuda impor ini tengah berupaya bangkit setelah cedera tendon kedua yang hampir mengakhiri kariernya. Meski belum kembali ke performa puncak, ia menunjukkan kemajuan dalam empat start pada persiapan kali ini. Bendigo Cup pun menjadi ujian krusial bagi koneksinya untuk menghidupkan kembali harapan tampil di Flemington, tempat ia finis kedua tiga tahun lalu.

Sementara itu, lanskap Melbourne Cup 2026 mulai terbentuk. Juja Kibo, yang dilatih Ciaron Maher, mendapat penalti 1,5kg setelah memenangi Moonee Valley Gold Cup (2500m) di Flemington pada Sabtu lalu. Kemenangan itu memberinya ballot exemption sehingga dipastikan tampil di 24 kuda peserta pada 3 November mendatang. Bobotnya naik menjadi 55kg dari alokasi awal. Juja Kibo menjadi salah satu dari enam kuda yang telah mengantongi ballot exemption untuk Melbourne Cup 2026, bersama Defiantly (Joseph O’Brien), Point Of Law, Mr Monaco, Shockletz (Maher), dan Zakouma (Grahame Begg).

Maher saat ini memiliki delapan kuda dalam persaingan, berpeluang memecahkan rekor jumlah starter terbanyak yang dilatih dalam satu edisi Melbourne Cup. Joseph O’Brien juga memiliki tangan kuat dengan enam kuda, sedangkan Chris Waller memiliki empat. Gambaran Melbourne Cup semakin jelas setelah Cox Plate Sabtu lalu, ketika koneksi Aeliana memutuskan tidak memulai di lomba 3200m. Aeliana finis ketiga di Cox Plate di Flemington, tetapi Waller enggan menguji kuda betina itu pada jarak dua mil dengan bobot 58kg.

Baca juga:
Sydney FC Jadi Sorotan: Dari Kiprah Overy hingga Jejak Edwards di Sepak Bola Australia

Di sisi lain, dunia politik Victoria ikut menyita perhatian. Anggota parlemen South Barwon, Darren Cheeseman, dikabarkan mengklaim lebih dari 60.000 dolar Australia dalam bentuk tunjangan untuk rumah keduanya di Melbourne sejak awal 2024. Padahal, ia tampak melewatkan 70 persen dari seluruh hari sidang parlemen. Cheeseman dikeluarkan dari Partai Buruh pada April 2024 menyusul tuduhan perilaku tidak pantas yang berulang terhadap staf, dan sejak itu ia bertahan di parlemen sebagai independen. Tunjangan yang ia terima berasal dari Parliamentary Accommodation Sitting Allowance (PASA), yang ditujukan bagi anggota parlemen daerah yang tinggal lebih dari 80km dari Melbourne untuk memelihara rumah kedua di kota demi menjalankan tugas publik.

Isu ini memunculkan seruan dari mantan perdana menteri dan Partai Hijau agar catatan kehadiran parlemen diperkenalkan. Cheeseman sendiri menolak menjawab pertanyaan dari ABC. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai absensi tersebut. Bagi warga South Melbourne dan sekitarnya, transparansi penggunaan tunjangan publik menjadi perhatian penting di tengah sorotan terhadap kinerja wakil rakyat.

Kembali ke dunia balap, Bendigo Cup pada Rabu nanti akan menjadi penentu bagi Soulcombe. Jika ia berhasil finis di tiga besar, peluangnya untuk tampil di Melbourne Cup kembali terbuka. Sebaliknya, kegagalan bisa mengakhiri harapan comeback-nya musim ini. Sementara itu, persaingan menuju Melbourne Cup 2026 semakin memanas dengan penalti dan ballot exemption yang telah ditetapkan. Para penggemar di South Melbourne dan seluruh Australia menantikan apakah Soulcombe mampu menorehkan kisah inspiratif di Flemington.

Baca juga:
Reformasi CBA 2026-27: Perebutan Gelar dan Ancaman Degradasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *