Sorothari – 06 November 2026 | Penampilan Vinícius Júnior kembali menjadi sorotan setelah Real Madrid menang dramatis 3-2 atas AEK Athena pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026/2027 di Agia Sophia Stadium, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB. Meski tim meraih hasil penuh, gelombang kritik dari sebagian pendukung Los Blancos terus mengalir, sementara rekan setim dan pelatih justru memberikan pembelaan tegas kepada penyerang asal Brasil tersebut.
Kemenangan Real Madrid atas AEK Athena tidak lepas dari drama. Los Blancos harus dua kali mengejar ketertinggalan sebelum Federico Valverde memastikan tiga poin melalui gol pada masa tambahan waktu. Hasil itu menjaga catatan sempurna Madrid di fase liga Liga Champions musim ini. Namun, sorotan publik justru tertuju pada performa Vinícius Júnior yang dinilai belum kembali ke level terbaiknya.
Baca juga:Kritik terhadap Vinícius Júnior bukan hal baru musim ini. Ia sebelumnya dijatuhi hukuman larangan bermain empat pertandingan di LaLiga, dan kesulitannya bertambah dengan penampilan gemilang Yan Diomande di sisi kiri. Dalam laga melawan AEK Athena, Mourinho menurunkan Vinícius sebagai starter di sayap kiri, keputusan yang memaksa Diomande digeser ke sayap kanan. Sebagian suporter menilai penempatan itu membuat Diomande kurang efektif dan merusak keseimbangan lini depan.
Kekecewaan pendukung tumpah di media sosial, terutama di kolom komentar unggahan akun X @MadridXtra. Beberapa komentar bahkan bernada keras. “Katakan saja yang sebenarnya kepada Vini. Dia sudah tidak selevel dengan pemain Real Madrid lagi,” tulis seorang pendukung. “Vini dan Mbappe tidak bisa hidup berdampingan di lapangan,” timpal yang lain. Ada pula yang menyebut, “Vini benar-benar seperti sel kanker bagi klub kita, jual penipu ini yang tidak bisa mencetak gol.”
Pembelaan Bernardo Silva
Di tengah badai kritik, gelandang Real Madrid Bernardo Silva angkat bicara. Kepada surat kabar AS, pemain asal Portugal itu menegaskan pentingnya peran Vinícius Júnior bagi klub. “Saya merasa sangat bahagia, tim menyambut saya seperti bagian dari keluarga. Saya sangat senang di Madrid. Saya berusaha keras untuk berkembang dan mempererat hubungan dengan rekan-rekan setim saya,” kata Silva.
Ia melanjutkan, “Vinícius Júnior adalah pemain yang sangat penting bagi Real Madrid dalam beberapa tahun terakhir, dan semua orang di klub menyadari betapa pentingnya dia.” Silva menutup dengan menegaskan, “Kami membutuhkan pemain seperti ini agar bisa meraih kemenangan.”
Baca juga:Mourinho: Vinicius Bermain Baik
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho juga membantah anggapan bahwa Vinícius tampil kurang memuaskan. Ia menjelaskan bahwa pergantian pemain di sektor sayap dilakukan untuk menjaga kesegaran tim, terutama karena Cucurella sudah mengantongi kartu kuning. “Menurut saya, Vinicius bermain dengan baik dan menunjukkan penampilan yang bagus. Saya memilih menyegarkan sektor sayap dengan melakukan dua pergantian pemain. Cucurella sudah mendapat kartu kuning sehingga saya memasukkan Alvaro yang lebih segar,” ujar Mourinho.
“Alvaro sering melakukan pergerakan maju di sisi sayap, sedangkan Brahim bermain sangat baik di posisi tengah. Saya ingin menambahkan tenaga baru di area tersebut, tetapi bagi saya, Vini menjalani pertandingan yang cukup bagus,” lanjutnya.
Mourinho juga mengungkap pendekatannya dalam menangani Vinícius Júnior. “Jika harus memperkirakannya dalam persentase, sejauh ini 80 persen dengan tangan kanan (pendekatan lembut) dan 20 persen dengan tangan kiri (pendekatan tegas),” jelasnya di situs resmi klub. Ia menambahkan, “Penampilan Vini sangat bisa diterima. Tidak luar biasa, tetapi tim juga tidak tampil luar biasa. Tim menjalani laga yang sulit dan serius, dan dalam situasi itu, Vinícius tampil sangat baik.”
Mourinho menegaskan bahwa keputusan pergantian pemain juga mempertimbangkan laga berikutnya melawan Valencia pada Sabtu. “Saat melakukan beberapa pergantian, saya juga mempertimbangkan pertandingan yang akan kami jalani pada Sabtu,” ujarnya.
Baca juga:Konteks Performa dan Jadwal ke Depan
Kritik terhadap Vinícius Júnior sebenarnya tidak sepenuhnya mencerminkan penilaian tim. Pada laga sebelumnya melawan RB Leipzig, Mourinho justru memuji kontribusi pemain berusia 26 tahun itu. “Sebagai pelatih, saya senang dengan pertandingan yang dia mainkan. Dari Vinicius, orang selalu mengharapkan lebih dan berharap dia mampu menentukan hasil pertandingan secara individu, tetapi dia memainkan pertandingan yang saya sukai. Di antara tiga penyerang, dia memiliki tanggung jawab terbesar dalam menjaga keseimbangan pertahanan,” kata Mourinho setelah kemenangan 4-1 atas Leipzig di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2026).
Meski begitu, tekanan dari sebagian suporter tetap besar. Vinícius Júnior kini dituntut segera menemukan konsistensi performa. Real Madrid sendiri akan kembali fokus ke kompetisi domestik dengan bertandang ke Mestalla menghadapi Valencia pada Sabtu mendatang. Laga itu menjadi kesempatan bagi Vinícius untuk menjawab kritik dan membuktikan bahwa ia masih menjadi bagian penting dari proyek Mourinho di ibu kota Spanyol.












