IHSG Ditutup Menguat 0,29%, Saham BUMI dan BBCA Paling Ramai Ditransaksikan

IHSG Ditutup Menguat 0,29%, Saham BUMI dan BBCA Paling Ramai Ditransaksikan
IHSG Ditutup Menguat 0,29%, Saham BUMI dan BBCA Paling Ramai Ditransaksikan

Sorothari – 19 Oktober 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,29% ke level 5.943 pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Penguatan indeks ini terjadi di tengah ramainya transaksi sejumlah saham unggulan, termasuk bumi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang masuk dalam jajaran saham paling aktif diperdagangkan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 280 saham menguat, 321 saham terkoreksi, dan 194 saham tidak bergerak.

Meski ditutup menguat pada hari ini, IHSG masih mencatat pelemahan secara year to date (ytd) sebesar 31,27% dan turun 7,67% dalam sebulan terakhir. Nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 11,26 triliun dengan volume 31,30 miliar saham dan frekuensi perdagangan 1,49 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG tercatat Rp 10.451 triliun.

Baca juga:
IHSG Ditutup Menguat ke 6.667, Katalis Positif Topang Pergerakan Pasar Modal IDX

Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor berada di zona hijau. Sektor teknologi mencatat kenaikan terbesar, meskipun dalam data yang sama disebutkan sektor teknologi terperosok 2,78%. Saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 2,11% ke Rp 388 dan menjadi salah satu saham yang berada di zona hijau.

Saham Paling Ramai Ditransaksikan

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, mencapai Rp 828,86 miliar. Disusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 426,28 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 338,48 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 274,61 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai Rp 260,12 miliar.

Saham BRPT tercatat naik 9,16% ke Rp 1.430. Sementara itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) naik 7,14% ke Rp 5.100, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) naik 7,39% ke Rp 3.780, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 4,79% ke Rp 895, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) turun 12,28% ke Rp 500.

Di sisi lain, bursa saham Asia seluruhnya berada di zona merah. Indeks Hang Seng turun 0,13%, Nikkei terkoreksi 0,05%, Shanghai Composite turun 0,88%, dan Straits Times tergelincir 0,13%.

Isu Akuisisi Kideco dan Sikap BUMI

Di tengah ramainya transaksi bumi saham, manajemen PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memberikan penjelasan kepada bursa terkait kabar akuisisi Kideco milik Indika Energy. Dalam keterbukaan informasi BEI yang ditulis Selasa (13/10/2026), Direktur PT Bumi Resources Tbk R.A Sri Dharmayanti menyatakan bahwa pemberitaan tersebut didasarkan pada narasumber yang tidak disebutkan identitasnya sehingga perseroan tidak dapat memverifikasi sumber maupun dasar informasi.

Baca juga:
Saham TLKM Anjlok 6,84 Persen ke Rp1.770 saat IHSG Tembus Bawah 5.000

“Perseroan tidak dapat memberikan komentar atas rumor pasar, spekulasi maupun transaksi yang bersifat hipotetis, serta setiap perkembangan korporasi yang material akan diungkapkan sesuai dengan peraturan dan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku,” ujar Sri.

Ia menambahkan bahwa perseroan dalam berbagai kesempatan telah menyampaikan arah strategisnya, yakni diversifikasi usaha ke luar batu bara termal. Adapun aset yang disebutkan dalam pemberitaan merupakan aset batu bara termal. “Apabila terdapat informasi atau fakta material, perseroan akan menyampaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata dia.

Sri juga menegaskan tidak ada informasi atau kejadian penting yang material. “Sekiranya terdapat hal-hal lain yang sifatnya material, maka perseroan akan menyampaikan keterbukaan kepada bursa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di pasar modal,” ujarnya.

Berdasarkan data RTI, harga saham BUMI ditutup naik 1,21% menjadi Rp 167 per saham. Harga saham BUMI dibuka turun satu poin menjadi Rp 164 per saham, dengan level tertinggi Rp 169 dan terendah Rp 161 per saham. Total frekuensi perdagangan mencapai 30.273 kali dengan volume 19.585.348 saham dan nilai transaksi harian Rp 323 miliar.

Sebelumnya, BUMI mengumumkan penyelesaian divestasi kepemilikan saham sebesar 3,03% di PT Citra Palu Mineral (CPM). Divestasi ini dilaksanakan dengan nilai transaksi US$ 9.056.800 atau setara Rp 151.991.223.923 sebagai bagian dari proses transisi strategis dan diversifikasi perseroan.

Baca juga:
IHSG Anjlok 32,97% Sepanjang 2026, Sekuritas Sesuaikan Strategi Bisnis

Pergerakan Saham di Awal Pekan

Pada perdagangan Selasa (13/10/2026), IHSG dibuka melemah ke level 5.914,98. Meski demikian, sejumlah saham tetap aktif diperdagangkan. GOTO menjadi saham teraktif dari sisi volume pada awal sesi I. Informasi mengenai daftar saham teraktif ini dapat menjadi panduan awal bagi investor dalam mengamati saham-saham potensial, dengan tetap memperhatikan profil risiko masing-masing.

Hingga saat ini, pasar masih mencermati perkembangan global dan domestik yang mempengaruhi pergerakan IHSG. Investor disarankan untuk terus memantau keterbukaan informasi resmi dari emiten dan BEI terkait setiap perkembangan material, termasuk yang berkaitan dengan bumi saham dan rencana strategis perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *