Sorothari – 24 Oktober 2026 | Agnez Mo kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Patung lilin penyanyi dan aktris asal Indonesia itu resmi dipajang di Madame Tussauds Hollywood, Amerika Serikat. Peresmian ini menjadikannya sebagai artis Indonesia pertama yang memiliki patung lilin di museum ternama tersebut, setelah sebelumnya patung lilinnya juga hadir di Madame Tussauds Singapura pada 2022.
Usai konferensi pers peresmian, Agnez Mo menyapa para penggemar melalui unggahan di Instagram. Ia mengajak mereka untuk melihat langsung patung lilinnya yang ditempatkan di lantai tiga museum. “Come see my wax figure at @madametussaudsusa,” tulis Agnez Mo dalam keterangan unggahannya.
Baca juga:Lantai tiga Madame Tussauds Hollywood dikenal sebagai area yang menampilkan patung lilin selebritas modern dan ikon global. Di ruangan bernama “A-List Red Carpet Room” itu, patung Agnez Mo dipajang berdampingan dengan patung sejumlah bintang dunia, seperti Timothée Chalamet, Selena Gomez, Ariana Grande, Anne Hathaway, hingga Brad Pitt. Kehadirannya di ruangan tersebut menegaskan posisinya sebagai figur yang diakui di industri hiburan internasional.
Patung lilin Agnez Mo tampil dengan busana serba hitam bertabur payet. Modelnya berkerah tinggi dengan lengan panjang mengilap, dilengkapi penutup kepala berpayet hitam yang senada. Pose patung dibuat dengan kepala sedikit dimiringkan ke satu sisi dan tangan bertumpu di pinggang. Riasan wajahnya tampak tegas dengan detail yang menyerupai aslinya. Menurut laporan, figur tersebut terinspirasi dari penampilan Agnez Mo dalam video musik “Get Loose”.
Pencapaian ini melengkapi perjalanan karier Agnez Mo di industri hiburan global. Sebelumnya, ia telah membintangi serial Reacher Season 4 sebagai antagonis utama, Lila Hoth, dan menjadi pengisi suara dalam film animasi Groove Tails. Selain itu, Agnez Mo juga dikonfirmasi akan membintangi film panjang Hollywood pertamanya berjudul C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage dan Michael Sheen.
Baca juga:Keterlibatan Agnez Mo dalam film C.L.A.Y. diumumkan melalui unggahan Instagram pada Senin (19/10/2026). Ia mengungkapkan antusiasmenya mendapat kesempatan mengeksplorasi karakter baru. “Jujur, ini terasa seperti mimpi! Setelah membintangi Reacher, saya sangat bersyukur atas kesempatan untuk melangkah ke dunia lain, mendalami karakter baru, dan terus menantang diri saya sebagai seorang aktris,” tulis Agnez Mo dalam unggahannya.
Film C.L.A.Y. ditulis sekaligus disutradarai Simon Afram. Proses produksinya dijadwalkan mulai November 2026 di London. Film ini juga menjadi debut Afram sebagai sutradara film panjang. Afram menyebut Agnez Mo sebagai seniman global yang memiliki kemampuan akting berani, intens, dan mendalam secara emosional. Ia menilai Agnez Mo sesuai dengan karakter dan dunia yang dibangun dalam film tersebut.
C.L.A.Y. mengisahkan seorang genius komputer yang kurang mendapat perhatian dari lingkungan sosialnya. Kehidupannya berubah setelah bergabung dengan kelompok peretas bawah tanah bernama C.L.A.Y., singkatan dari Clowns Laughing At You. Kelompok tersebut melakukan aksi dengan mengubah provokasi digital menjadi konsekuensi nyata. Namun, meningkatnya popularitas mereka membuat kelompok itu menjadi sasaran badan intelijen, sindikat kriminal, dan peretas pesaing. Selain Cage, Sheen, dan Agnez Mo, film ini turut dibintangi Jordi Mollà, Emilio Sakraya, serta Adrian Topol.
Baca juga:Dengan dipajangnya patung lilin di Madame Tussauds Hollywood, Agnez Mo semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu figur Indonesia yang berpengaruh di dunia hiburan internasional. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan menembus panggung global. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai rencana penambahan patung lilin Agnez Mo di lokasi Madame Tussauds lainnya.












