76ers Tumbangkan Knicks 98-93, Pertahanan Cat Area New York Jadi Sorotan

76ers Tumbangkan Knicks 98-93, Pertahanan Cat Area New York Jadi Sorotan
76ers Tumbangkan Knicks 98-93, Pertahanan Cat Area New York Jadi Sorotan

Sorothari – 03 November 2026 | Philadelphia 76ers kembali menunjukkan dominasi atas New York Knicks dalam lanjutan NBA 2026/2027. Dalam laga bertajuk 76ers vs knicks yang digelar di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Jumat (30/10/2026) waktu setempat, tuan rumah menang 98-93 dan memperpanjang catatan positif mereka di awal musim. Kemenangan ini menjadi bagian dari rentetan hasil apik Sixers, yang kemudian menutup pekan dengan kemenangan beruntun atas Knicks dan Charlotte Hornets sebelum akhirnya mengalahkan Chicago Bulls 126-107 pada Senin malam.

Bagi Knicks, kekalahan tersebut menyisakan pekerjaan rumah besar, terutama di sektor pertahanan area terlarang. Pelatih kepala Mike Brown secara terbuka menyoroti longgarnya penjagaan timnya di bawah ring, sebuah masalah yang ia nilai ikut menentukan hasil akhir pertandingan pembuka NBA Cup tersebut.

Baca juga:
Liga MX: Jornada 13 Soroti Duel Amerika vs Atlas dan Persaingan Papan Atas

Pertahanan Cat Area Knicks Jadi Masalah Utama

Brown mengungkapkan kekesalannya setelah laga. Menurutnya, Knicks membiarkan 76ers mencetak 26 poin di area cat pada paruh pertama, sementara New York hanya mampu membalas dengan 14 poin di area yang sama. Meski pada 24 menit kedua Knicks berhasil membatasi tuan rumah menjadi hanya 10 poin di area terlarang, defisit awal itu tetap membayangi perjalanan mereka sepanjang pertandingan.

“Mereka masuk ke area cat kami ke kiri dan ke kanan, dan itu benar-benar mudah dilakukan,” kata Brown kepada wartawan usai laga. Ia menambahkan bahwa masalah tersebut bukan berasal dari satu hal tunggal, melainkan akumulasi dari kesalahan-kesalahan kecil yang terjadi sepanjang pertandingan.

Data menunjukkan Tyrese Maxey memimpin 76ers dengan delapan poin di area cat pada paruh pertama, disusul LeBron James dan VJ Edgecombe yang masing-masing menyumbang enam poin. Beberapa momen menonjol terjadi ketika James memotong di belakang OG Anunoby dan menyelesaikan layup dari umpan Joel Embiid, serta ketika Maxey memanfaatkan pump fake untuk melewati Landry Shamet dan menuntaskan dunk.

Sebelum laga tersebut, Knicks sebenarnya tercatat sebagai tim terbaik kedua di NBA dalam hal poin yang dibiarkan di area cat, dengan rata-rata hanya 39,3 poin per pertandingan, hanya tertinggal dari Boston Celtics yang mencatat 38,0. Namun performa itu tidak terbawa ke Philadelphia.

Kekuatan Rebound Ofensif Masih Menjadi Andalan

Di sisi lain, Knicks tetap menunjukkan keunggulan dalam hal rebound ofensif. Tanpa Mitchell Robinson, yang pindah ke Celtics pada musim panas dan dikenal sebagai salah satu perebound ofensif terbaik ketika sehat, New York masih menduduki peringkat kedua NBA dalam persentase rebound ofensif dengan 36,3 persen, hanya di bawah Golden State Warriors yang mencatat 37,5 persen.

Baca juga:
Kemenangan Dramatis Mengubah Klasemen MLS Usai Laga Toronto FC vs Nashville SC

Pada laga di Philadelphia, Knicks mengumpulkan 14 rebound ofensif berbanding hanya lima milik 76ers. Andre Drummond dan Miles McBride masing-masing menyumbang tiga rebound ofensif. Namun keunggulan di papan itu belum cukup untuk menutupi lemahnya pertahanan area cat dan tingginya jumlah turnover yang disebut Brown sebagai faktor lain dalam kekalahan.

Duel 76ers vs Knicks dan Rekam Jejak Pertemuan

Pertemuan 76ers vs knicks kali ini menjadi bagian dari rangkaian panjang persaingan kedua tim. Pada laga pembuka musim reguler 20 Oktober 2026, Sixers juga menang atas Knicks dengan skor 106-100 di Madison Square Garden, tepat pada malam ketika New York mengibarkan banner juara. Dalam laga debutnya bersama Philadelphia, LeBron James mencatat 14 poin, tujuh assist, sembilan rebound, dan satu steal.

Kemenangan tersebut menjadi awal yang impresif bagi Sixers, yang kemudian mengalahkan Cleveland Cavaliers 114-106 setelah sempat tertinggal 29 poin, lalu menumbangkan Indiana Pacers 114-109, dan kembali mengalahkan Knicks 98-93. Satu-satunya kekalahan mereka saat James tampil terjadi ketika takluk 93-106 dari Detroit Pistons.

Hingga awal November 2026, James mencatat rata-rata 16,4 poin, 7,0 assist, 7,0 rebound, dan 1,6 steal per pertandingan dalam empat laga musim reguler, dengan waktu bermain 33,5 menit per laga. Meski telah berusia 41 tahun, megabintang tersebut tetap produktif dan kini berperan sebagai playmaker yang membagi bola kepada Maxey, Jaylen Brown, Embiid, dan Edgecombe.

Knicks Masih Simpan Satu Keunggulan atas Sixers

Meski kalah pada pertemuan terakhir, Knicks disebut masih memiliki satu keunggulan yang belum mampu dijawab 76ers, terutama jika kedua tim kembali bertemu di babak playoff. Pada seri semifinal wilayah musim lalu, Karl-Anthony Towns mencatat rata-rata 15,5 poin dan delapan rebound per pertandingan, angka yang mungkin dianggap menguntungkan Sixers jika dilihat sekilas. Namun Towns juga menorehkan tujuh assist per laga dengan akurasi tembakan 62 persen dari lapangan, 55 persen dari tripoin, dan 82 persen dari garis lempar bebas.

Baca juga:
Messi Pimpin Inter Miami Menang, Germán Berterame Ikut Bersinar

Mike Brown dikenal sebagai pelatih yang menyimpan strateginya rapat-rapat dan enggan membocorkan rencana jangka panjangnya, terlebih kepada tim yang dianggap sebagai pesaing terberat Knicks di wilayah Timur. Baik Brown, Towns, maupun para pemain Knicks dinilai belum perlu membuktikan apa pun di musim reguler, sementara 76ers justru masih memiliki sesuatu yang harus dibuktikan.

Kekalahan dari 76ers membuat New York berada dalam posisi kurang menguntungkan terkait skenario tiebreaker dan penempatan unggulan menjelang playoff. Jika kedua tim kembali bertemu di postseason untuk kali ketiga dalam empat tahun, Knicks disebut masih memegang satu keunggulan yang belum ditemukan jawabannya oleh Philadelphia.

Jadwal Berikutnya

Setelah rangkaian laga tersebut, Knicks dijadwalkan bertandang ke markas Knicks pada Rabu malam, sementara 76ers akan melakoni laga tandang ke Detroit Pistons pada hari yang sama. Bagi Philadelphia, kemenangan 126-107 atas Chicago Bulls pada Senin malam menjadi momentum untuk mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen wilayah Timur dengan rekor 7-1, sementara New York masih berupaya memperbaiki pertahanan area cat dan konsistensi permainan menjelang laga-laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *