Sorothari – 20 Oktober 2026 | Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) membuka peluang beasiswa bagi atlet pelajar untuk melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Langkah itu ditempuh melalui diskusi dengan sejumlah universitas ternama di Negeri Paman Sam tersebut. Kegiatan terbaru bertajuk “Unlocking U.S. Education Pathways for Indonesian Student-Athletes with the University of Oregon” digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, di Senayan, Jakarta.
Dalam forum itu, perwakilan University of Oregon, Will Johnson, memaparkan besarnya peluang bagi mahasiswa internasional. Menurut dia, kampusnya menyalurkan lebih dari 2,5 juta dolar Amerika Serikat setiap tahun kepada mahasiswa internasional. Dana tersebut diterima oleh kurang dari seribu mahasiswa internasional dan distribusinya merata di seluruh kelompok mahasiswa yang ditangani.
Baca juga:“Ya, peluangnya sangat besar bagi seluruh mahasiswa internasional kami. Seperti yang saya sampaikan, kami menyalurkan lebih dari 2,5 juta dolar setiap tahun kepada mahasiswa internasional. Dana tersebut diterima oleh kurang dari seribu mahasiswa internasional. Selain itu, distribusinya merata di seluruh kelompok mahasiswa internasional yang kami tangani,” kata Will Johnson kepada awak media, termasuk Okezone, di Senayan, Jakarta, Senin, 19 Oktober 2026.
Dari pemetaan yang dilakukan, cabang olahraga renang dan tenis menjadi yang terbanyak mengirim atlet pelajar ke Amerika Serikat. Kedua cabang itu dinilai memiliki jalur beasiswa yang lebih terbuka di kampus-kampus Amerika Serikat. Meski demikian, NOC Indonesia menegaskan bahwa peluang serupa juga tersedia untuk cabang lain, asalkan atlet memenuhi kualifikasi akademik dan olahraga.
Dukungan Diaspora dan Program Prioritas
Di sisi lain, komunitas diaspora Indonesia di Amerika Serikat menyatakan dukungan terhadap penguatan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan itu disampaikan dalam agenda Komunitas Diaspora for Prabowo Subianto pada Minggu, 18 Oktober 2026. Perwakilan komunitas, Eki Gondosaputro, menegaskan bahwa diaspora tetap mengikuti perkembangan Tanah Air dan memiliki harapan besar terhadap masa depan Indonesia.
“Sebagai diaspora Indonesia di Amerika Serikat, kami tetap mengikuti perkembangan Tanah Air dan memiliki harapan besar terhadap masa depan Indonesia,” kata Eki dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi diaspora untuk menyampaikan aspirasi, pandangan, serta harapan terhadap arah pembangunan Indonesia, bertepatan dengan momentum dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo.
Baca juga:Relasi Indonesia-Amerika Serikat di Berbagai Bidang
Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat tidak hanya terjalin di bidang pendidikan dan olahraga. Di bidang ekonomi, pergerakan harga emas dunia turut dipengaruhi oleh pelemahan dolar Amerika Serikat. Pada Selasa, 20 Oktober 2026, harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi 4.145,22 dolar Amerika Serikat per ons pada pukul 03.47 GMT. Harga emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Desember juga naik 0,1 persen menjadi 4.164,70 dolar Amerika Serikat.
Analis Capital.com, Kyle Rodda, menilai dinamika tersebut menarik karena akan ada pergerakan besar apa pun keputusan The Fed nantinya. Reaksi awal mungkin akan mendukung harga emas jika bank sentral memutuskan untuk tidak mengubah suku bunga. Berdasarkan FedWatch Tool dari CME, pelaku pasar memperkirakan peluang sebesar 82 persen The Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan 27-28 Oktober, tetapi ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember tetap berada di angka 89 persen.
Sementara itu, di panggung diplomasi global, Amerika Serikat tercatat sebagai negara pertama yang memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Langkah itu menyusul pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember 2017, dan pemindahan kedutaan setahun kemudian. Hingga laporan terbaru pada Senin, 19 Oktober 2026, sebanyak 10 negara telah mengambil langkah serupa. Dua di antaranya merupakan negara dengan penduduk mayoritas Muslim.
Keputusan tersebut tetap menuai penolakan dari Palestina dan dianggap bertentangan dengan status Yerusalem sebagai wilayah yang diduduki. Sebagian besar negara di dunia menentang pemindahan kedutaan ke kota suci itu. Israel mengklaim Yerusalem, baik bagian timur maupun barat, sebagai ibu kotanya. Berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 478 Tahun 1980, seluruh tindakan Israel di Yerusalem dinyatakan tidak sah. Pada Desember 2017, Majelis Umum PBB juga kembali menyerukan kepada seluruh negara untuk tidak mendirikan misi diplomatik di kota tersebut.
Baca juga:Di bidang hiburan, Amerika Serikat kembali menjadi pusat perhatian dunia melalui ajang Victoria’s Secret Fashion Show 2026. Artis Indonesia Cinta Laura hadir sebagai tamu spesial dan duduk di front row. Penampilannya dalam balutan gaun dengan detail berkilau perpaduan emas dan biru, potongan korset yang mengikuti bentuk tubuh, serta belahan tinggi hingga ke paha sukses membuat netizen terpana. Ia melengkapi penampilannya dengan clutch emas, gelang gold dan silver, serta riasan mata tegas dan bibir bernuansa nude kecokelatan.
Berbagai perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat tetap menjadi salah satu mitra strategis Indonesia, baik dalam pengembangan sumber daya manusia melalui beasiswa atlet, penguatan hubungan antarmasyarakat melalui diaspora, maupun dinamika ekonomi dan diplomasi global. NOC Indonesia dijadwalkan terus menjajaki kerja sama dengan universitas lain di Amerika Serikat untuk memperluas akses beasiswa bagi atlet pelajar Indonesia.












