Sorothari – 01 November 2026 | Konten horor berjudul “Pulang – KHW Part 400” dari kanal YouTube Nadia Omara viral di jagat maya. Episode ke-400 dari segmen Kisah Horor Wawak (KHW) ini telah menembus 59 juta penayangan hingga Jumat (30/10/2026), hanya beberapa hari setelah diunggah pada Minggu (25/10/2026). Video berdurasi sekitar 2 jam 41 menit tersebut menghadirkan cerita misteri keluarga yang berujung pada kematian seorang perempuan dan dugaan praktik pesugihan. Popularitas konten Nadia Omara KHW ini tidak hanya terlihat di YouTube, tetapi juga memicu diskusi luas di berbagai platform media sosial.
Kisah “Pulang” berpusat pada kehidupan rumah tangga Santi dan Edo yang memiliki seorang anak perempuan bernama Tata. Dari luar, keluarga tersebut terlihat harmonis. Santi digambarkan sebagai istri yang lembut, taat kepada suami, dan menyayangi keluarganya. Namun, di balik kehidupan yang tampak baik itu, tersimpan persoalan rumah tangga yang tidak banyak diketahui orang lain. Konflik mulai berkembang setelah Santi ditemukan meninggal dunia. Kematiannya pada awalnya disebut sebagai tindakan bunuh diri, tetapi kabar tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan bagi orang-orang terdekatnya.
Baca juga:Fajar, adik Santi, berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada sang kakak. Kecurigaan semakin menguat setelah muncul informasi mengenai persoalan rumah tangga yang dialami Santi. Maya, sahabat Santi, juga mengetahui bahwa perempuan tersebut pernah menceritakan masalah dalam pernikahannya, termasuk dugaan kekerasan yang dilakukan Edo. Dalam cerita yang disampaikan, alur kemudian mengarah pada rahasia kelam keluarga dan dugaan praktik pesugihan yang menambah nuansa horor dalam episode spesial ini.
Berbeda dari sejumlah episode KHW lainnya, cerita “Pulang” melibatkan tiga narasumber yang memiliki hubungan dekat. Hal ini membuat kisahnya terasa lebih personal dan emosional. Respons penonton pun luar biasa. Dalam beberapa hari setelah penayangan, video “Pulang” dilaporkan telah mengumpulkan lebih dari 56 juta penayangan, dan angka tersebut terus bertambah hingga menembus 59 juta penayangan pada Jumat (30/10/2026). Besarnya perhatian publik membuat sebagian penonton berharap kisah tersebut dapat dikembangkan menjadi film horor layar lebar.
Baca juga:Namun, harapan itu mendapat tanggapan tegas dari Nadia Omara. Kreator konten horor tersebut membantah telah menyetujui rencana adaptasi cerita “Pulang” menjadi film. Persoalan ini bermula setelah beredar unggahan media sosial yang menyebut MD Pictures telah mendaftarkan proyek film berjudul “Pulang – KHW Part 400” melalui Tanda Pemberitahuan Pembuatan Film (TPPF) pada 29 Oktober 2026. Informasi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa cerita populer milik Nadia akan segera diproduksi menjadi film bioskop, bahkan muncul spekulasi mengenai kemungkinan film tersebut hadir pada 2027.
Menanggapi kabar yang beredar, Nadia Omara langsung menyampaikan bantahan melalui kolom komentar unggahan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya, tim, maupun para narasumber tidak pernah memberikan persetujuan ataupun menjalin kerja sama dengan pihak mana pun terkait rencana pengangkatan cerita tersebut ke layar lebar. Pernyataan Nadia sekaligus meluruskan anggapan bahwa pendaftaran judul film tersebut merupakan bukti adanya kolaborasi resmi antara dirinya dan rumah produksi. Hingga 30 Oktober 2026, belum ada konfirmasi mengenai keterkaitan proyek yang didaftarkan MD Pictures dengan cerita KHW Part 400.
Baca juga:Klarifikasi Nadia Omara KHW ini menunjukkan bahwa popularitas sebuah cerita tidak serta-merta berarti kisah tersebut dapat langsung diadaptasi tanpa persetujuan pihak yang terlibat. Peristiwa ini juga membuka pembahasan mengenai pentingnya izin dan komunikasi dalam proses adaptasi karya kreator digital ke industri perfilman. Terlebih, cerita “Pulang” disampaikan berdasarkan pengalaman para narasumber yang identitas dan keterangannya perlu tetap dilindungi. Hingga berita ini ditulis, belum ada kepastian apakah proyek film berjudul “Pulang” yang dikaitkan dengan MD Pictures benar-benar mengadaptasi cerita KHW Part 400. Untuk saat ini, Nadia Omara telah menegaskan bahwa dirinya dan para narasumber belum memberikan izin atas adaptasi tersebut.












