Sorothari – 20 Oktober 2026 | Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mencatat dua momentum penting dalam penguatan konektivitas dan pengembangan pariwisata Batam. Dalam sepekan terakhir, BP Batam menyambut pembukaan penerbangan langsung Batam–Penang serta kehadiran kapal buku terapung Doulos Hope di Pelabuhan Bintang 99 Batam. Kedua peristiwa tersebut dinilai memperluas akses internasional Batam sekaligus membuka peluang baru bagi sektor pariwisata dan investasi.
Penerbangan langsung Batam–Penang resmi dibuka pada Minggu (18/10/2026). Rute ini merupakan hasil kolaborasi PT Bandara Internasional Batam dan Batik Air Malaysia, dengan jadwal operasional tiga kali sepekan. Pembukaan rute ditandai dengan Inauguration Ceremony yang dihadiri BP Batam. Pilot, awak kabin, dan penumpang penerbangan perdana disambut melalui prosesi pengalungan bunga di Gate A1 Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Acara tersebut turut dihadiri Pejabat Sementara Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Annang Setia Budhi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, serta perwakilan asosiasi kepariwisataan.
Baca juga:Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pembukaan rute ini menjadi momentum untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung peningkatan pelayanan perizinan di Batam. Menurutnya, pengembangan konektivitas tersebut berlangsung seiring penguatan kewenangan BP Batam melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2025. Regulasi tersebut mencakup penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, perizinan berusaha berbasis risiko, serta perluasan wilayah kerja KPBPB Batam.
“Pembukaan rute ini menjadi momentum yang baik bagi BP Batam untuk mendukung peningkatan pelayanan perizinan,” ujar Ariastuty. Ia berharap penambahan pilihan transportasi udara tidak hanya mempermudah perjalanan, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi kedua wilayah dan membuka peluang baru bagi sektor pariwisata serta investasi. “Kami berharap tidak hanya pilihan transportasi udara yang bertambah, tetapi juga hubungan ekonomi lintas negara menguat dan peluang baru bagi pertumbuhan pariwisata serta investasi di Batam semakin terbuka,” katanya.
Senada dengan Ariastuty, Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, menilai penerbangan langsung Batam–Penang akan mempermudah mobilitas masyarakat dan pelaku usaha di kedua wilayah. Peluang kerja sama ekonomi dinilai semakin terbuka karena Malaysia termasuk dalam lima besar negara investor di Batam pada 2025, berdasarkan data BP Batam. “Penguatan akses udara diharapkan dapat mendukung perluasan jejaring bisnis serta membuka peluang investasi baru,” kata Dendi.
Dari sisi pariwisata, Batam memiliki pasar yang potensial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat sebanyak 1,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara masuk melalui Batam sepanjang 2025. Batam berkontribusi 79,58 persen dari total kunjungan wisman di Provinsi Kepulauan Riau yang tercatat sebanyak 2 juta kunjungan. Jumlah tersebut menempatkan Batam pada posisi ketiga di antara pintu masuk bandara utama wisata di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta.
Baca juga:Selain rute penerbangan, BP Batam juga menyambut kehadiran kapal buku terapung Doulos Hope. Kapal ini diresmikan dan dibuka di Pelabuhan Bintang 99 Batam pada Jumat (16/10/2026). Acara tersebut dihadiri oleh Ariastuty Sirait bersama sejumlah pihak terkait. Kegiatan mencakup pengenalan fasilitas kapal, perkenalan kru dari berbagai negara, serta pembukaan perpustakaan di atas kapal. Pengunjung berkesempatan menikmati beragam bacaan sekaligus memperluas wawasan dan mengenal keberagaman budaya.
Doulos Hope dikelola oleh lembaga amal asal Jerman dan didukung 186 kru dari 38 negara. Kapal ini membawa sekitar 2.000 judul buku, mulai dari bacaan edukatif hingga berbagai koleksi pengetahuan yang dapat diakses pengunjung. Ariastuty mengapresiasi kehadiran Doulos Hope yang dinilai memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata Batam, khususnya melalui perpaduan pengalaman wisata dan edukasi. “Kami mengapresiasi kehadiran Doulos Hope di Batam. Selain menghadirkan pengalaman edukatif melalui buku, kunjungan ini turut memperkaya pilihan wisata dan memperkenalkan potensi Batam sebagai kota yang terbuka terhadap kunjungan internasional,” ujarnya.
Director Doulos Hope, Trizenia September, berharap perpustakaan terapung tersebut dapat memudahkan masyarakat mengakses buku dan memperluas pengetahuan melalui beragam bacaan yang tersedia. Kehadiran Doulos Hope juga memperlihatkan peluang Batam sebagai persinggahan kapal internasional yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Selain wisata bahari dan maritim, wisata edukasi dapat menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung dari berbagai latar belakang.
Dengan dukungan fasilitas pelabuhan dan beragam potensi wisata yang dimiliki, Batam berpeluang terus memperluas daya tariknya di tingkat internasional. Kehadiran kapal buku terapung ini diharapkan menjadi salah satu pengalaman wisata yang mendorong masyarakat semakin dekat dengan buku, pengetahuan, dan keberagaman budaya.
Baca juga:Kedua peristiwa tersebut menunjukkan komitmen BP Batam dalam memperkuat posisi Batam sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata di kawasan. Penguatan konektivitas udara melalui rute Batam–Penang diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi, sementara kehadiran Doulos Hope memperkaya pilihan wisata edukasi. Ke depan, BP Batam akan terus mendorong berbagai terobosan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Batam.












