Sorothari – 06 November 2026 | Gelandang Paris Saint-Germain, Fabian Ruiz, menjadi sorotan setelah tampil gemilang dalam kemenangan telak 6-0 atas Villarreal pada laga Liga Champions di Estadio de la Cerámica, Rabu (4/11). Dua gol yang ia cetak tidak hanya membawa Les Parisiens meraih tiga poin, tetapi juga ia persembahkan untuk korban kecelakaan kereta di Spanyol dan mendiang pesepakbola Jesús de Miguel.
Ruiz membuka keunggulan PSG pada menit ke-17 dengan penyelesaian tenang. Gol tersebut ia rayakan dengan gestur menyentuh: mengangkat kedua tangan membentuk angka sembilan, nomor punggung yang dikenakan De Miguel, lalu menunjuk ke langit. Selebrasi itu menjadi bentuk penghormatan terakhir bagi rekan senegaranya yang meninggal dunia pada Selasa (3/11) pagi setelah mengalami henti jantung akibat benturan keras dengan kiper FC Andorra, Jesús Owono, dalam pertandingan Segunda Division sehari sebelumnya.
Baca juga:Kepergian De Miguel yang masih berusia 30 tahun mengguncang dunia sepakbola Spanyol. CD Tenerife, klub yang dibela sang pemain, menyampaikan pernyataan resmi penuh duka. “Diliputi duka, dengan tenggorokan tercekat dan tak percaya bahwa ini benar-benar terjadi, CD Tenerife dengan sangat menyesal mengumumkan kepergian tragis Jesús de Miguel Alameda,” demikian bunyi pernyataan klub. Keluarga De Miguel juga meminta privasi selama masa berkabung.
Usai pertandingan, Fabian Ruiz secara khusus menyampaikan belasungkawa. “Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terdekat Jesús de Miguel. Kemenangan ini saya dedikasikan untuknya, serta seluruh korban kecelakaan kereta di Spanyol dalam masa yang sangat sulit ini. Saya ingin menyampaikan dukungan penuh kepada negara,” ujar Ruiz seperti dikutip dari laman resmi klub.
Kemenangan 6-0 itu sendiri lahir dari performa luar biasa PSG. Tim asuhan Luis Enrique mencetak empat gol hanya dalam delapan menit, tepatnya antara menit ke-9 dan ke-17. João Neves membuka skor melalui sepak pojok, disusul gol cepat Désiré Doué, Senny Mayulu, dan Ruiz. Pada babak kedua, Ruiz menambah gol keduanya sebelum Denis Boly menutup pesta gol pada menit ke-78.
Baca juga:Dominasi PSG tercermin dari statistik pertandingan. Mereka menguasai 71 persen bola dengan xG 2,69 berbanding 0,66 milik Villarreal. Dari 22 tembakan, 12 di antaranya tepat sasaran, sementara lini pertahanan hanya membiarkan tuan rumah melepaskan dua tembakan akurat. Kemenangan ini membawa PSG kokoh di puncak klasemen dengan selisih gol +15.
Bagi Ruiz, laga ini juga menjadi momen istimewa secara pribadi. Ia mencetak dua gol dalam satu pertandingan—sesuatu yang jarang ia alami—dan untuk pertama kalinya dinobatkan sebagai Man of the Match. Meski demikian, pemain asal Spanyol itu menegaskan bahwa kemenangan tim tetap yang utama. “Kami bermain sangat baik hari ini. Kami memulai pertandingan dengan mencetak empat gol dan itu membuat perbedaan besar. Villarreal adalah tim dengan kualitas tinggi. Kami sangat senang dengan kemenangan ini,” ujarnya.
Penampilan impresif Fabian Ruiz bersama PSG musim ini memang tengah mencuri perhatian. Dua gol ke gawang Villarreal membuat namanya masuk dalam jajaran top skor sementara Liga Champions dengan koleksi empat gol, bersaing dengan pemain-pemain seperti Raphinha, Donyell Malen, dan Aleksei Batrakov. Sebelumnya, ia juga menjadi pilar kemenangan 4-2 atas Barcelona pada 21 Oktober 2026, di mana ia mencetak gol keempat PSG dan mendapat pujian tinggi dari mantan pemain Timnas Inggris, Joe Cole, yang menyebutnya sebagai pemain paling diremehkan sepanjang masa.
Baca juga:Dengan performa yang terus menanjak dan sikap rendah hati yang ditunjukkan, Fabian Ruiz membuktikan bahwa sepakbola bukan sekadar soal gol dan kemenangan. Dedikasi dan empatinya terhadap tragedi yang menimpa sesama pesepakbola menjadi pengingat bahwa solidaritas tetap hidup di tengah kompetisi yang keras. PSG selanjutnya akan melanjutkan perjuangan di Liga Champions dengan modal kepercayaan diri tinggi, sementara Ruiz akan terus menjadi sosok sentral di lini tengah Les Parisiens.












