Como Bantai Lens 9-1, Samai Rekor Kemenangan Terbesar Liga Champions

Como Bantai Lens 9-1, Samai Rekor Kemenangan Terbesar Liga Champions
Como Bantai Lens 9-1, Samai Rekor Kemenangan Terbesar Liga Champions

Sorothari – 05 November 2026 | Hasil pertandingan Como vs Lens di Liga Champions berakhir dengan skor mencolok 9-1 untuk kemenangan Como 1907. Laga yang digelar di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, menjadi malam bersejarah bagi klub asal Italia tersebut. Kemenangan ini tidak hanya membawa Como ke posisi keempat klasemen sementara fase liga, tetapi juga menyamai rekor selisih kemenangan terbesar sepanjang sejarah kompetisi, yaitu delapan gol, yang sebelumnya dicatatkan oleh Liverpool atas Besiktas (8-0) dan Real Madrid atas Malmo (8-0).

Pertandingan Como vs Lens berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Tim tamu langsung mengambil inisiatif dan berhasil unggul 3-0 pada akhir babak pertama. Anastasios Douvikas mencetak dua gol (brace), sementara Nico Paz menambahkan satu gol. Keunggulan tiga gol tanpa balas membuat Como semakin percaya diri memasuki babak kedua.

Baca juga:
Lens vs Como: Fabregas Waspadai Atmosfer Bollaert, Debutan Italia Buru Bukti di Liga Champions

Selepas turun minum, Como benar-benar mengamuk. Pasukan asuhan Cesc Fabregas menambah enam gol ke gawang Lens. Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli masing-masing menyumbang satu gol. Douvikas kemudian menambah satu gol lagi untuk melengkapi penampilannya menjadi hattrick. Lens hanya mampu membalas melalui gol tunggal Ruben Aguilar. Skor akhir 9-1 untuk kemenangan Como.

Kemenangan ini mencatatkan beberapa rekor sekaligus. Como menjadi tim pertama sejak 1971 yang mampu mencetak sembilan gol dalam laga tandang di Piala Eropa. Mereka juga menjadi klub kedua setelah Bayern Munchen yang membukukan sembilan gol dalam satu pertandingan Liga Champions. Sebelumnya, Bayern Munich pernah menggasak Barcelona 8-2 pada 2020 dan menang 9-2 atas Dinamo Zagreb pada 2024. Como menyusul jejak mentereng tersebut.

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku bahwa kemenangan ini adalah malam yang luar biasa bagi klub dan para penggemar. Namun, ia menegaskan agar para pemain tetap membumi dan tidak berpuas diri. “Ini adalah malam yang luar biasa bagi Como, bagi seluruh penggemar kami dan banyak pemain yang sedang mengawali karier mereka. Namun, mereka harus tetap membumi, rendah hati, terus belajar, dan tidak berpikir bahwa semuanya akan selalu berjalan baik mulai sekarang,” ujar Fabregas seperti dikutip dari Football Italia.

Baca juga:
Tren Liga MX: Persaingan Klasemen Menit Pemain Muda, Puncak Pencetak Gol, dan Kisah Transfer Gilberto Mora

Meski meraih kemenangan besar, Fabregas masih menyoroti gol yang bersarang ke gawang Como. Ia mengaku kecewa karena perubahan strategi pertahanan setelah melakukan tiga pergantian pemain justru membuat Lens mampu mencetak gol. “Ditambah lagi, gol itu dicetak mantan rekan setim saya. Saya pernah bermain bersama Ruben Aguilar di Monaco dan mengatakan kepadanya bahwa saya belum pernah melihatnya mencetak gol seperti itu sebelumnya. Sejujurnya, itu gol yang luar biasa,” tutur Fabregas.

Kemenangan atas Lens memperpanjang catatan kemenangan Como menjadi enam pertandingan beruntun di seluruh kompetisi. Sebelumnya, di Liga Champions, Como mencatatkan dua kemenangan kandang 4-1 atas RB Leipzig dan Manchester United, serta sempat menelan kekalahan 2-3 dari Feyenoord. Musim 2026-2027 merupakan musim debut Como di Liga Champions, sehingga pencapaian ini terasa semakin istimewa.

Hasil Como vs Lens juga menjadi sorotan dalam rangkaian hasil lengkap Liga Champions matchday keempat. Arsenal dan Manchester City sama-sama meraih kemenangan, sementara Liverpool harus tumbang 2-3 di markas Fenerbahce. Arsenal menang 2-1 atas Slavia Praha berkat gol Noni Madueke dan Viktor Gyokeres, serta satu gol balasan Filip Nowak. Kemenangan itu membawa Arsenal mengoleksi 10 poin dan naik ke peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut dua poin dari Paris Saint-Germain dan Real Madrid di posisi teratas.

Baca juga:
Liga Champions Pekan Kedua: Kejutan dan Performa Impresif Mewarnai Matchday

Dengan hasil ini, Como menempati posisi keempat klasemen sementara Liga Champions di tengah fase liga. Kemenangan 9-1 atas Lens tidak hanya menjadi sejarah bagi klub, tetapi juga mengirim sinyal bahwa Como bukan tim yang bisa dianggap remeh di kompetisi elit Eropa. Fabregas dan anak asuhnya akan berusaha mempertahankan konsistensi dan tetap membumi menghadapi laga-laga berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *